oleh

Buat dan Cetak Ekstasi Secara Manual

PRABUMULIH – Ada-ada saja yang dilakukan Rismadi (38), residivis kasus narkoba tahun 2007 itu kembali diringkus Team Satres Narkoba Polres Prabumulih. Karena kedapatan sedang membuat narkotika jenis ekstasi secara manual di sebuah rumah kosong. Di Jalan Sri kandi Kelurahan Prabumulih Kecamatan Prabumulih barat Kota Prabumulih.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan 1 piring serbuk warna pink, 27 butir narkotika yang diduga ekstasi. 1 set alat cetak ekstasi, 2 alat cetak logo dan 1 hp merk Nokia warna hitam.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk didampingi Wakapolres Kompol Harris Batara disela pres rilis di halaman Polres Prabumulih, hari ini (5/3) menyebutkan. Pihaknya sudah satu minggu melakukan penyelidikan. Dan pelaku berhasil diamankan Jumat (1/3) saat sedang membuat narkotika jenis ekstasi.

“Setelah kita cek, barang tersebut memang mengandung narkotika jenis ekstasi. Proses pembuatannya cukup tradisional tapi membahayakan,” sebutnya. Sseraya menyebut pelaku membuat ekstasi sendiri. Namun atas perintah temannya, Boy yang saat ini masih DPO (Daftar Pencarian Orang) dan terus dilakukan pengejaran keberadaan pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku akan dikenakan pasal 112 dan 113 UU nomor 35/2009. Tentang tindak pidana narkotika dengan ancaman kurungan paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Sementara di hadapan petugas, pelaku Rismadi hanya bisa tertunduk malu. Warga Jalan Tromol, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih itu mengaku baru satu kali membuat narkotika jenis ekstasi. “Baru sekali inilah pak. Aku diajarin Boy cara buatnyo,” akunya.

Pria yang juga berprofesi sebagai petani karet itu mengaku. Bahan utama membuat ekstasi yakni menggunakan prokol dan dicampur dengan bahan lainnya. “Yang ngaduknyo Boy, aku cuma nyetaknyo bae pak ado takarannyo dan capnyo,” akunya. (chy)

 

Komentar

Berita Lainnya