oleh

Buat Souvenir Bisa Tambah Pendapatan

PALEMBANG – Tak kurang dari 15 ibu-ibu dan remaja putri di RT 18 Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati mendapatkan pelatihan pembuatan souvenir berbahan kain sifon, hari ini (24/4). Ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Keramasan Unit Layanan Pusat Listrik Keramasan.

Dibuka langsung oleh manager UPDK Keramasan, Shodiqin. Pelatihan ini bekerjasama dengan Palembang Crafter Community (PCC). Menurut manager ULPL Keramasan, Hasmy Irawan, program peningkatan ketrampilan bagi ibu-ibu dan remaja putri di lingkungan sekitar area operasi UPDK Keramasan ini sekaligus diharapkan menambah income (pendapatan).

“Dari sisi internal perusahaan ini merupakan salah satu komplemen dalam mewujudkan proper hijau. Melalui program pemberdayaan masyarakat mandiri dan beyond compliance,” ungkap Hasmy disela-sela pelatihan, hari ini (24/4).

Selain pelatihan pembuatan souvenir, ada pula sejumlah program CSR yang telah dinikmati masyarakat. Diantaranya pelatihan budidaya lele, instalasi pengolahan air bersih, kampung warna-warni dan rumah pendidikan matematika.

Instruktur handycraf dari PCC, Ratih Kurniasari menyebut ini baru di tahap dasar pelatihan pembuatan souvenir yang hasilnya bakal dijual di mal-mal di Palembang. “Nantinya, ibu-ibu dan remaja putri yang telah mengikuti pelatihan ini akan kita minta juga untuk menjual produk mereka secara langsung di mal. Mereka juga bakal dibekali ketrampilan akuntansi dasar,” sebut Ratih. Yang menyebut hingga kini PCC telah memiliki tak kurang dari 800-an anggota yang tersebar di Kota Palembang dan beberapa kabupaten/kota di Sumsel ini.

Ketua RT 18 Kelurahan Kemang Agung, Yulaila mengaku senang telah mendapatkan pelatihan pembuatan souvenir berbahan kain sifon melalui program CSR UPDK Keramasan ini. “Harapan kami ada kelanjutan dari pelatihan ini. Agar kami dan para remaja putri disini bisa mendapatkan pendapatan tambahan sekaligus membantu perekomian keluarga,” imbuh Yulaila.(kms)

Komentar

Berita Lainnya