oleh

Buku Akhlak Untuk Negeri, Dahlan Iskan: “Kalau Baca Buku Ini Ya, Itulah Erick Thohir”

SUMEKS.CO – Peluncuran buku “Akhlak Untuk Negeri” yang menjadi buah pemikiran Menteri BUMN, Erick Thohir bisa dijadikan pedoman, inspirasi dan legacy bagi kemajuan BUMN.

“Kita apresiasi buku akhlak ini, harapan kita tentu ini bisa diadaptasi bisa diimplementasi oleh seluruh BUMN yang ada sehingga menjadi value penting untuk meningkatkan mutu SDM di Kementerian BUMN maupun di perusahaan BUMN-BUMN yang ada,” ujar anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Selasa (12/1).

Terdapat tiga poin penting yang ditekan dalam isi buku tersebut seperti guidance, inspiration, and legacy. Bahkan, penulisan buku itu merupakan tindak lanjut dari konsep akhlak yang disusun Erick Thohir sebagai core value (nilai utama) bagi insan BUMN.

Andre menyebutkan, buku yang dibuat oleh Erick sebagai penjabaran dari konsep AKHLAK yang merupakan akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kooperatif dapat menjadi pedoman bagi budaya kerja dan menjadi arah bagi BUMN agar tidak jago kandang.

Namun, perusahaan BUMN bisa bermain di kancah global. Sehingga core value akhlak dapat meningkatkan performa pegawai dan perusahaan.

“Itu kan yang menjadi slogan selama ini yang dikemukakan oleh Kementerian BUMN, menurut saya sih oke, ini kan menjadi semacam penjelasan core value untuk meningkatkan mutu SDM kan itu tujuannya,” ungkapnya.

Andre berharap, ke depan yang paling terpenting dari slogan akhlak itu adalah bisa diterapkan secara utuh, dilaksanakan secara menyeluruh oleh para stakeholder di BUMN.

“Jadi menurut saya sih nggak ada masalah, tapi bagaimana ke depan akhlak ini, benar-benar bisa diterapkan, nah itu yang paling penting,” kata politisi Partai Gerindra ini. Sebelumnya, apresiasi yang sama juga dikatakan mantan menteri BUMN Dahlan Iskan juga memberikan apresiasi besar terhadap Erick Thohir.

Bahkan, dia tidak segan-segan mengutarakan jika konsep yang diuraikan Erick dalam buku itu, mencerminkan diri pendiri Mahaka Group tersebut. “Terutama saya melihat buku ini sebenarnya yah itulah Erick Thohir, jadi kalau baca buku ini ya, itulah Erick Thohir,” kata Dahlan.

“Seperti dulu saya bilang dua hal saja, antusias integritas, antusias integritas, nah sekarang Akhlak, Akhlak,” demikian Dahlan menambahkan. (Ahmad Kiflan Wakik/rmol.id)

 

Komentar

Berita Lainnya