oleh

Bunda Paud Pimpin ‘Cuci Tangan’ Serentak di Muratara

-Edukasi-72 views

SUMEKS.CO – Bunda Paud Kabupaten Muratara, Ny Lia Mustika, pimpin pelaksanaan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) di Muratara. Acara itu dilakukan secara serentak di 7 wilayah Kecamatan di Muratara, dan melibatkan ribuan pelajar dari PAUD hingga pelajar Sekolah Dasar.

“Kita tadi sudah melaksanakan HCPTS serentak tingkat Kabupaten bersama seluruh pelajar PUD dan SD di Muratara.  Dengan peringatan HCPTS, kita ajak seluruh pelajar untuk melakukan pola hidup bersih, jadi sebelum dan setelah melakukan aktivitas harus cuci tangan pakai sabun,” katanya, Selasa (15/10).

Dia mengungkapkan, pola hidup bersih wajib di tanamkan ke anak-anak sejak dini. Sehingga ke depan mereka sudah terbiasa dengan pola itu yang otomatis dapat membantu menjaga kesehatan diri. Dengan mencuci tangan menggunakan sabun, setidaknya dapat mengantisipasi anak-anak terjangkiti penyakit diare, cacingan, muntaber dan lainnya.

“Kita minta seluruh orang tua juga mengajari anak-anak mencuci tangan pakai sabun. Jangan hanya mencuci tangan menggunakan air saja. Supaya mereka terhindar penyakit,” pintanya. Sementara itu, Irma salah warga Desa Noman Lama, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara mengaku cukup antusias mengikuti kegiatan serentak tersebut.

Menurutnya, memang anak-anak perlu diberikan pendidikan kesehatan sejak dini. Sehingga mereka bisa melakukan proteksi dan menjaga kebersihan tubuh mereka masing-masing. “Anak-anak kelihatan senang, disuruh cuci tangan pakai sabun. Memang seperti pelajaran sepeleh namun manfaatnya sangat baik bagi pertumbuhan mereka,” tutupnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Muratara Dr Marlinda mengaku pihaknya juga melakukan kerja sama dengan dinas Pendidikan Muratara. Untuk mesosialisasikan dan melaksanakan HCPTS serentak di Muratara.

“HCTS ini mengingatkan pentingnya melibatkan anak-anak untuk menjaga kesehatan diri. Perilaku sehat telah terbukti secara ilmiah dapat mencegah penyebaran penyakit menular,” tegasnya.

Dia mengatakan, anak-anak sekolah, tenaga profesional, maupun ibu rumah tangga yang aktivitasnya bersentuhan dengan makanan, merupakan kelompok yang memiliki resiko tinggi menularkan beragam virus dan bakteri.

“Jadi sangat diperlukan peranan untuk mengsosialisasikan pola hidup bersih. Salah satunya dengan peringatan HCTPS ini,” tutupnya singkat. ‎(cj13)‎

Komentar

Berita Lainnya