oleh

Buntut Kaburnya 5 Tahanan, Kapolsek Dimutasi Bersama 3 Perwira

SUMEKS.CO – Buntut kaburnya lima tahanan Polsek Sukarami, Kapolsek dan tiga perwira dimutasi. Mutasi tersebut langsung dikeluarkan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri melalui Surat Telegram Nomor ST/932/VII/KEP/2020 tertanggal 11 Juli 2020.

Kapolsek Sukarami, Kompol Irwanto, dimutasi sebagai Pamen Dit Binmas Polda Sumsel. Penggantinya AKP Satia Dwi Dharma yang sebelumnya menjabat Kapolsek Seberang Ulu (SU) II Palembang.

Lalu Kanit Reskrim Iptu Hermansyah juga dimutasikan sebagai Pama di Polres Musirawas Utara (Muratara) dan Kanit Sabhara Polsek Sukarami, Iptu Dirjo Sukaedibejo turut dimutasikan sebagai Pama Polres Empat Lawang.

Dan Ipda Hendri Alius Panit 1 Unit Reskrim Polsek Sukarami, juga dimutasikan ke Polres OKU Selatan.

“Benar, sebelumnya Kapolrestabes Palembang sudah menegaskan, petugas yang terbukti lalai dalam melakukan penjagaan akan diberi sangsi disiplin,” tegas Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi saat dikonfirmasi, Sabtu (11/7/2020).

Sementra dua personil jaga tahanan yang bertugas saat kejadian yakni Brigpol AN dan Briptu FN saat ini masih diperiksa di Bid Propam Polrestabes Palembang untuk menunggu keputusan dari pimpinannya.

“Kita juga mengimbau, untuk tahanan yang masih belum menyerahkan diri untuk segera. Kita tidak segan-segan untuk melakukan tindakan tegas,” tukas Supriadi.

Seperti diketahui, lima tahanan Polsek Sukarami melarikan diri pada Rabu (8/7/2020) sekitar pukul 03.30 WIB setelah menjebol plafon dan memotong trali besi sel tahanan.

Tahanan yang kabur itu yakni Asril (36), kasus narkoba, warga Jl Macan Lindungan RT 06, Kelurahan Bukit Baru, dan Hidayat Saleh (34), kasus curat, warga Jl Lunjuk Jaya, Gg Tanjung, RT 61, Kelurahan Lorok Pakjo, Palembang.

Muhammad Naufal Sakir (24), kasus curas, warga Jl Mayor Salim Batubara, Lr Kelapa 1, RT 39, Palembang, Ahmad Januar Ramadhan (22), kasus narkoba, warga Jl Pipa, Lr Karate, RT 34, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, Palembang dan Johan (36), kasus narkoba, warga Jl Mawar I, Desa Jerati, Kecamatan Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Kelima tahanan yang kabur dari ruang sel nomor 3 yang dihuni oleh 7 tahanan laki-laki. Dan dua tahanan lagi tidak ikut kabur. Yakni Rico Hidayat (22), kasus curas, warga Jl Mayor Zen RT 35/04, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang dan Joni Iskandar (22), kasus penggelapan, warga Jl Masjid Jamik RT 23/04, Kelurahan Plaju Darat, Palembang.

Kejadian ini diketahui salah seorang tahanan yang tidak kabur terbangun dari tidur hendak buang air kecil. Setelah melihat kelima tahanan lain sudah tidak ada dan plafon sudah jebol, langsung memberitahu piket jaga pagi itu.(dho)

Komentar

Berita Lainnya