oleh

Buntut Kekalahan Di Pengadilan Arbitrase, Garuda Indonesia Jajaki Restrukturisasi Utang Dengan Lessor

SUMEKS.CO- PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk terus berupaya melakukan negosiasi dengan pihak lessor (penyedia sewa pesawat), pasca kekalahan maskapai pelat merah itu di pengadilan Arbitrase Internasional London (London Court International Arbitration/LCIA), dalam kasus gugatan oleh lessor Helice Leasing S.A.S dan Atterisage S.A.S (Goshawk) terkait kewajiban pembayaran uang sewa pesawat. Gugatan itu sendiri dilayangkan lessor ke LCIA pada awal tahun 2021 lalu.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, Garuda Indonesia terus menjajaki kesepakatan terbaik dalam upaya penyelesaian kewajiban usaha perseroan di luar proses hukum yang telah berlangsung. Skema restrukturisasi maupun strategi alternatif penunjang lainnya diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan Garuda Indonesia dengan pihak lessor tersebut.

“Melalui komunikasi yang sejauh ini telah terjalin dengan baik, tentunya kami cukup optismistis penjajakan yang kami lakukan tersebut dapat menghasilkan kesepakatan terbaik bagi seluruh pihak, khususnya dengan memperhatikan aspek keberlangsungan usaha di tengah tekanan kinerja industri penerbangan di masa pandemi ini,” ujar Irfan dalam keterangan tertulis yang diterima Fajar Indonesia Network (FIN), Jumat (10/9/2021)

Irfan menyatakan, pihaknya menghormati hal-hal yang telah ditetapkan LCIA sebagai lembaga penyelesaian sengketa arbitrase internasional dan akan menyikapinya secara bijak. Oleh sebab itu, sembari melakukan penjajakan kesepakatan dengan pihak Goshawk, saat ini Garuda Indonesia juga terus melakukan koordinasi dengan kuasa hukum yang telah ditunjuk untuk mempertimbangkan langkah yang tepat untuk dapat dilakukan oleh perseroan.

Sejalan dengan itu, Irfan juga memastikan, bahwa seluruh aspek kegiatan operasional penerbangan Garuda Indonesia akan tetap berlangsung dengan normal.

“Garuda Indonesia berkomitmen untuk senantiasa mengoptimalkan ketersediaan layanan penerbangan yang aman, nyaman dan sehat bagi seluruh penumpang melalui penerapan protokol kesehatan pada seluruh lini operasionalnya,” pungkasnya. (git/fin)

Komentar

Berita Lainnya