oleh

Bupati Askolani Bangga dengan Warga Air Salek

SUMEKS, CO – AIR SALEK –  Kedatangan Bupati dan Wabup dalam rangkaian Safari Ramadhan, Buka Bersama dan Tarawih Keliling 21 Kecamatan Tahun 2021 Sabtu (24/4/2021), disambut hangat Masyarakat Desa Salek Mukti. Bupati Banyuasin H. Askolani, SH MH mengatakan, tahun ini, semua masjid yang ada di Banyuasin akan diberi bantuan semua.

“Kami bangga dengan masyarakat Salek Mukti ini. Karena sudah turut mensukseskan Gerakan Menuntut Amal, terbukti dengan hasil dari swadaya masyarakat, masjid bisa dibangun dan diperbesar walau dari hasil gotong royong masyarakat Salek Mukti. Mudah-mudahan rezeki ditambah dan bisa berkah, dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan,” ucapnya di Masjid Baiturrahman Desa Salek Mukti, Kec. Air Salek, Kabupaten Banyuasin,.

Selain itu, dirinya mengajak masyarakat turut mensukseskan gerakan tanam sayur, sehingga untuk kebutuhan sehari hari untuk pengeluaran dapur warga tidak sulit lagi.

“Kaitan infrastruktur, tidak mungkin dibiarkan Air Salek jalannya jelek.  Insyaallah tahun ini ada perbaikan di beberapa titik. Untuk pembangunan jalan sudah dianggarkan dari Bantuan Gubernur 10 miliar dari provinsi dan dari Kabupaten 43 miliar dari Kabupaten,” imbuhnya.

Kepala Salek Mukti M. Rizal Efendi mengatakan,  Masjid Baiturahman yang saat ini digunakan untuk agenda Safari Ramadhan dulunya hanya berukuran
6×6 m², namun saat ini berkat hasil Swadaya dari Masyarakat Desa Salek Makmur skrg sudah berhasil di renovasi yakni berukuran 16×16 M².

“Alhamdulillah berkat swadaya, kami bersama sudah bisa di renovasi dan masih belum selesai. Dan tepat disebelah masjid kita juga punya Gedung Diniyah untuk belajar agama Islam anak-anak yang dibangun dari hasil swadaya warga dusun 3,” jelasnya.

Dirinya meminta kepada pihak pemerintah untuk memberi arahan agar para pengajar Diniyah bisa mendapat intensif, serta diniyah yang dimiliki Desa Salek Makmur ini agar bisa terdaftar di kementerian.

“Untuk itu pak bupati kami mohon arahan dan Bantuan dari Pemerintah Kabupaten untuk memberikan arahannya mengingat saat ini para guru ngaji ini merupakan tenaga sukarela bagaiman,” harapnya. (ril/wi2k)

 

Komentar

Berita Lainnya