oleh

Bupati Geram, Perusahaan Isoman Pegawai tanpa Koordinasi

SUMEKS.CO. LAHAT – Satgas COVID-19 Kabupaten Lahat mendapatkan data bahwa ratusan karyawan perusahaan melakukan isolasi mandiri di kabupaten tersebut. Padahal sebelumnya tidak ada koordinasi bahwa karyawan perusahaan tersebut melakukan isolasi mandiri di hotel bahkan di rumah kontrakan tersebut.

Rabu (21/7) malam, Satgas yang dipimpin langsung Bupati Lahat Cik Ujang SH bersama Wabup Lahat H Haryanto SE MM MBA dan Pj Sekda Lahat H Deswan Irsyad langsung melakukan sidak ke hotel dan rumah kontrakan tersebut.

Ditegaskan Bupati Cik Ujang SH bahwa ada 204 karyawan perusahaan dari PT Supreme dan sub kontraktor melakukan isolasi mandiri. Selanjutnya tim langsung melakukan pengecekan dan memberikan himbauan ke karyawan dan pengelola hotel.

Dari hasil sidak, ternyata masih ada pengelola hotel yang tidak tahu bahwa lokasinya dijadikan tempat isolasi mandiri. Seperti di Hotel Sigma dan Grand Sigma. Begitupun yang mengontrak di rumah warga.

“Akan kita panggil pihak perusahaan dan pihak hotel. Kita berupaya mencegah penyebaran COVID-19. Seharusnya dikoordinasikan ke tim Satgas COVID-19 Lahat,” tegas Cik Ujang.

Ditambahkanya apa yang dilakukan pihak perusahaan dan pihak hotel yang tidak mengawasi karyawan perusahaan yang melakukan isolasi mandiri, dapat membahayakan masyarakat Lahat. Apalagi sejak sebulan terakhir warga yang positif di Kabupaten Lahat melonjak tinggi.

“Kita mohon kerja sama pihak perusahaan dan hotel. Akan kita beri sanksi bila membandel. Mari kita ingin kompak memutus mata rantai COVID-19.

Beberapa wilayah yang didatangi Tim Satgas diantaranya Hotel Cendrawasih, Hotel Jav, Nusantara, Hotel Sigma, Grand Sigma 1, Grand Sigma 2, dan beberapa perumahan serta rumah kontrakan di Desa Manggul serta Ulak Lebar.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Lahat Taufiq M Putra SKM MM menghimbau kepada para pegawai PT yang diisolasi mandiri, untuk pakaian kotor jangan dilaundri dan untuk sampah-sampah dikumpulkan jangan dibuang sembarangan.

“Apabila ada keluhan- keluhan agar segara menghubungi pihak perusahaan dan Tim Gugus Tugas agar ditinjaklanjuti oleh petugas, selebihnya tetap jalani prokes kesehatan,” himbaunya.(gti)

Komentar

Berita Lainnya