oleh

Bupati Jadi Moderator

-Sumsel-1.586 views

BANYUASIN – Ir Achmad Hafisz Thorir wakil ketua Komisi XI DPR RI mengimbau kepada kepala desa. Agar dapat mengelola dana desa dengan baik. Selain itu, dalam membuat laporan dana desa, harus sesuai aturan dan prosedur.

” Sehingga tidak ada kesalahan,”tuturnya. Usai memberikan materi Workshop evaluasi implementasi sistem tata kelola keuangan desa dengan aplikasi Siskeudes versi 2.0. Pada Pemerintah Kabupaten Banyuasin di Auditorium Pemkab Banyuasin.

Bupati Banyuasin H Askolani SH MH yang dertindak sebagai moderator  juga mengatakan. Kalau makin besar dana desa yang dikelola, maka semakin besar juga resiko dan tanggungjawab kepala desa (kades).”Jadi harus dikelola dengan baik. Sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat desa itu secara langsung,”bebernya.

Diakuinya kalau tiap tahun anggaran dana desa yang diterima terus meningkat. Yaitu pada tahun 2015 lalu dana desa dikucurkan sekitar 80.574.536.000. Tahun 2016 dikucurkan Rp 180.639.025.000. Tahun 2017 sebesar Rp 230.005.921.000. Dan pada tahun 2018 ini dikucurkan mencapai Rp 253.420.207.000.”Tahun ini mencapai Rp 299 milyar,”tukasnya. Dalam kegiatan ini, ia akan siap mendampingi kepala desa. Sehingga mengetahui mekanisme pembuatan laporan dan lain sebagainya.

Sebagai narasumber yaitu Ir. Achmad Hafisz Thohir (Wakil Ketua Komisi XI DPR RI). Dr. Nurdin, Ak., MBA, CfrA (Deputi Kepala BPKP Bidang Perekonomian dan Kemaritiman). Kompol Agus Apri Irwanto, S.Si (Kanit 1 Subdit 3 Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumsel). Ali Thoyibi, SE., M.Ak,CA (Kepala BPK RI perwakilan provinsi Sumsel diwakili Kepala Subauditorat Sumsel 1 BPK RI perwakilan provinsi Sumsel). Dr. Antonio Inoki, SE., M.Si dan Bupati Banyuasin menjadi moderator acara.(qda)

Komentar

Berita Lainnya