oleh

Bupati Mura: Ada Seribu Orang Dipotong Burungnya

MUARA BELITI – Nuansa lain nampak di halaman RS Muara Beliti, Kamis (25/4). Teriakan dan tangisan histeris terdengar di lokasi itu persis di bawah tenda yang dipasang di area halaman rumah sakit.

Sejumlah anak yang terbaring di atas meja panjang berjejer tak berjauhan dengan anak di sebelahnya berteriak enggan disunat. Tak ayal, pekikan sejumlah anak di atas meja tempat mereka berbaring memecah suasana menjadi riuh dan ramai. Adapula anak yang hingga dengan selesai disunat tetap tenang.

Sebanyak 1.000 anak tak mampu mengikuti pelayanan sunatan massal sekaligus pelayanan gigi massal dalam rangka HUT Mura ke-76. Ke 1.000 anak tersebut diambil dari masing-masing 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Mura.

“Ada seribu orang yang hari ini dipotong burungnya,” celetuk Bupati Mura, H Hendra Gunawan tersenyum lepas.

Selain itu, mereka juga ikut mendapatkan layanan pemeriksaan gigi. “Ini menunjukkan kebersamaan, gotong royong. Tadi Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) tiga daerah bersatu. Dari Muratara, Linggau, Musi Rawas semuanya berkolaborasi untuk membantu masyarakat miskin. Ini yang perlu kita bangun kebersamaan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinkes Kabupaten Mura sekaligus Ketua Panitia, Mifta Hulummi mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk mencapai pembangunan kesehatan, terciptanya masyarakat sehat dan berperilaku sehat. Mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Peserta 1.000. Hadir 600, sisanya dilaksanakan pada saat bersamaan di wilayah masing-masing. Disebabkan jarak tempuh jauh di rumah sakit Beliti,” pungkasnya. (wek)

Komentar

Berita Lainnya