oleh

Buron Kasus Narkoba Polres Prabumulih Diringkus Satres Narkoba Polres Pagaralam

PAGARALAM   – Usai sudah pelarian Randi Saputra Gumai alias Rungak (26) yang selama ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Prabumulih diringkus jajaran Satres Narkoba Polres Pagaralam.

Penangkapan kepada tersangka Rungak, tercatat warga Perumnas Nendagung ini berawal dari laporan pelarian tersangka yang pulang ke kampung halamannnya. Berbekal infomasi tersebut, jajaran Satres Narkoba pun melakukan pengembangan.

Alhasil, disampaikan Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara SIK MH melalui Kasat Narkoba, Iptu Faisal Kamil melalui siaran persnya anggota pun melakukan penggerebekan di kediamannnya di Prumnas Nendagung No 091, RT 11, RW 06, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan,  kemarin (9/12) sekira pukul 09.00 WIB.

“Setelah kita gerebek kediamannya  dan melakukan penggeledahan. Anggota berhasil mengamankan barang bukti satu paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,31 gram dan satu butir yang diduga pil ekstasi dengan berat bruto 0,64 gram,” beber Kasat Narkoba.

Tersangka tidak berkutik saat diringkus petugas, ujar Kasat Narkoba. Selain barang bukti narkoba juga diamankan barang bukti lain uang berbagai pecahan, kartu ATM BCA dan Mandiri, satu buah SIM atas nama tersangka, dua buku rekening, satu buah dompet kulit, dan dua buah STNK.

Ditempat terpisah, unit Patroli Hunting Polres Pagaralam melakukan giat penyisiran disejumlah tempat rawan kriminilitas justru mengamankan warga pendatang yang kedapatan mengantongi sabu.

Ya, pada Sabtu (12/12) lalu di kawasan Jalan Kombes H Umar, Kelurahan Basemah Serasan, Kecamatan Pagaralam Selatan dua laku laki dengan gerak gerik mencurigakan saat dihampiri petugas.

“Setelah dilakukan penggeledahan kemudian dilakukan penggeledahan salahsatu pelaku mengantongi satu paket sabu yang baru dibeli seharga Rp.250 ribu,” ujar Kasat Reskrim seraya mengatakan kedua pelaku Wahyu Prastio (20) pemilik sabu tercatat warga Kalianda, Lampung Selatan dan rekannnya Ahmad Anggara (26) warga Kertapati, Kota Palembang.

Tersangka Rungak kita jerat dengan 114 UU Narkotika, sedangkan Wahyu dan Ahmad kita jerat Pasal 112 UU Narkotika. (ald)

Komentar

Berita Lainnya