oleh

Buruh Muratara Siap Bergabung Datangi Istana Negara

MURATARA-Peringati Hari Buruh Nasional1 Mei 2019, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Muratara, siap bergabung datangi istana negara di Jakarta. Hal itu ditegaskan secara langsung oleh Indrayana selaku sekertaris SPSI Muratara. Mengenai tiga tuntutan yang akan mereka fokukan dalam aksi sekala nasional itu.

“Kami tentunya akan bergabung dengan rekan-rekan lainnya dari seluruh wilayah untuk datang ke Jakarta. Ada tiga tuntutan yang akan kami sampaikan. Diantaranya penghapusan outsourcing, pengupahan buruh dan pemenuhan hak-hak normati buruh seperti jaminan sosial, kesehatan dan lainnya,” kata Indrayana, hari ini (23/4).

Menurutnya, masih banyak pelanggaran-pelanggaran oleh pihak perusahaan terhadap hak-hak buruh. Seperti perekrutan pekerja melalui pihak ketiga atau outsourcing yang dianggap menyengsarakan para buruh.

“Kita minta hapuskan sistem outsourcing karena menyusahkan pekerja. Buruh yang bekerja harus menyumbangkan sebagian upah mereka untuk pihak aoutsourcing itu sudah tidak relevan lagi,” timpalnya.

Dia juga mengungkapkan, penerapan upah seharusnya dilakukan sesuai dengan jenjang dan kondisi buruh. Upah buruh lajang dengan buruh yang sudah berkeluarga. Masih sering di salahartikan sehingga sangat sering terjadi buruh yang bekerja lebih dari 6 tahun. Masih mendapatkan upah dengan standar buruh lajang.

“Standar pengupahan harus ada tingkatkan. Karena buruh juga memiliki keluarga jika lebih 6 tahu mereka bekerja harusnya mereka dapat tunjangan untuk keluarga,” bebernya.

Indrayana melanjutkan, mengenai kasus pemenuhan hak normatif seperti jaminan kesehatan, jaminan kerja masih sering dilanggar perusahaan. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya