oleh

Bus Sekolah Stop Operasi, Pelajar Terpaksa Jalan Kaki di Jalinsum

MURATARA – Sejumlah pelajar di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, terlihat sempoyongan berjalan kaki saat pulang sekolah melintasi Jalinsum Muratara. Pasalnya, mereka harus berjalan menempuh jarak 5-7 Km untuk menuju rumah, tanpa bantuan mobil bus sekolah yang kerap beroprasi di Muratara.

Riza salah satu pelajar yang sempat di bincangi, Kamis (15/4) sekitar pukul 13.00 WIb, mengaku dia dan rekannya mau tidak mau harus berjalan kaki saat pulang sekolah.

Menurutnya selama ini mereka sangat mengandalkan Bus Sekolah yang sering melintas sepanjang Jalinsum Muratara, namun keberadaanya kini sudah tidak pernah mereka temukan lagi.

“Idak tau ngapo katek lagi sejak kami masuk sekolah tatap muka sampai sekarang. Bus sekolah idak pernah muncul lagi di lintas,” katanya.

Riza mengaku kerap kelelahan saat pulang sekolah dan duduk di tepi Jalinsum bersama rekan rekannya. Pelajar ini berharap, bus sekolah yang dioprasikan khusus untuk para pelajar di Muratara, agar bisa di fungsikan sehingga, bisa membantu mereka saat pulang dan pergi ke sekolah.

Kondisi serupa juga dikeluhkan Erna rekannya, menurutnya di Muratara tidak pernah ada angkutan umum. Masyarakat hanya mengandalkan kendaraan pribadi atau mobil sayur yang hilir mudik sebagai sarana mobilisasi.

Dia berharap, di Muratara seharusnya sudah terbentuk fasilitas publik seperti angkutan umum. “Pengennya ada angkutan, jadi tidak capek, kalau pulang sekolah bisa naik angkot,” katanya.

Komentar

Berita Lainnya