oleh

Cabor Lumbung Emas Ditiadakan, KONI Sumsel Target Runner Up

PALEMBANG – Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X di Bengkulu akan digelar pada 3-9 November mendatang. Ada 11 cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam pesta olahraga antarprovinsi se-Pulau Sumatera itu.

Plt Ketua Umum KONI Sumsel Dhenie Zainal mengatakan bahwa Sumsel akan mengirim 196 atlet dan ofisial yang akan bertolak ke Bengkulu mengikuti Porwil. Pembukaan sendiri akan dilaksanakan pada 3 November. Khusus cabang olahraga (cabor) sepak bola, sudah mulai bertanding pada 24 Oktober.

“Sepak bola kan banyak butuh waktu, makanya dicepatkan tanding dari jadwal Porwil,” kata Dhenie Zainal kepada SUMEKS.CO, Rabu (9/10).

Beberapa cabor yang dipertandingkan, tambah Dhenie, diantaranya, sepak bola, bola voli, badminton, tenis meja, dan cabor lainnya. “Seluruh cabor diminta untuk mendulang emas agar target runner up bisa tercapai,” ujarnya.

Dia menyesalkan sikap tuan rumah yang menghapuskan cabor pencak silat. Cabor tersebut selain banyak medali, juga menjadi lumbung emas bagi Sumsel. Porwil di Pangkal Pinang pada 2015 lalu, Sumsel meraih 8 dari 12 emas yang ada.

“Kita tidak tahu apa motivasi dihapuskannya cabor ini (pencak silat). Apakah strategi tuan rumah atau ada motivasi lain,” sesalnya sembari menyebut kontingen Sumsel pernah menjadi juara umum pada Porwil di Batam berkat pencak silat.

Di cabor bergengsi, sepak bola, sambung Dhenie, pada Porwil IX Pangkal Pinang, Sumsel meraih emas. Saat itu Sriwijaya FC memiliki U-21. Berkat adanya pelapis kedua SFC, Sumsel bisa meraih emas di cabor sepak bola. “Ada untungnya SFC punya U-21,” pungkasnya. (dom)

Komentar

Berita Lainnya