oleh

Camat Sekayu: Jika Tidak Patuh akan Diberikan Sanksi Tegas Disertai Denda

Sekayu – Pasca terbitnya Peraturan Bupati Nomor 67 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pola Hidup Masyarakat yang Sehat, Disiplin dan Produktif di Era Kebiasaan Baru Covid-19 di Kabupaten Muba. Sejumlah elemen, termasuk Forkopimcam Sekayu semakin gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat.

Masyarakat pun di minta untuk patuh demi kesehatan dan keselamatan bersama. Kini, dimasa sosialisasi ini, para pelanggar masih di beri keringanan dan hanya dikenakan hukuman ringan.

“Namun dalam beberapa hari ke depan apabila masih ditemukan masyarakat tidak patuh akan akan di berikan sanksi tegas disertai denda,” ujar Camat Sekayu, Marko Susanto, seusai turun ke sejumlah pasar untuk memberi warni pedagang dan pengunjung pasar, Selasa (15/9).

Tim gabungan yang dipimpin oleh Camat Sekayu, Kapolsek dan Danramil sendiri mendatangi dua pasar yang ada di Sekayu yakni pasar tradisional atau pasar laut dan pasar randik. Ketika masuk pasar, para pedagang terlihat bingung dan tidak sedikit pun yang merasa panik.

Pasalnya, banyak pedagang dan pembeli yang mengira jika kedatang tim untuk melakukan razia atau penertiban pasar. “Kami melakukan sidak, bagi pedagang atau pembeli yang tidak memakai masker kita sambangi, kita beri peringatan tegas,”kata Marko.

Pihaknya juga memberikan himbauan untuk mematuhi protocol kesehatan secara ketat baik saat berbelanja dan dirumah, dengan selalu memakai masker, menjaga jarak aman, rajin mencuci tangan dan tidak berkumpul atau berkerumun.

“Kita sosialisasikan juga Perbup, kita berikan warning juga baik pedagang maupun warga. Bahwa sidak ini peringatan terakhir, kedapan akan ada sanksi,” tukasnya.

Kapolsek Sekayu, Iptu Ade Nurdin meminta amasyarakat lebih mengutamakan kesehatan dan keselamatan. “Kedepan kita tidak berikan toleransi,” pungkasnya. (Kur)

 

Komentar

Berita Lainnya