oleh

Candra Membunuh Fahmi di Depan Banyak Orang, Bahkan Ada yang Merekam

KAYUAGUNG – Aksi pembunuhan yang dilakukan Candra (26) heboh di media sosial. Alasannya pun ternyata sepele, warga Desa Petaling Kecamatan Tulung Selapan ini tak senang diejek sebagai duda oleh korban Fahmi (20).

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kapolsek Tulung Selapan Iptu Eko Suseno mengatakan, setelah kejadian penikaman pelaku melarikan diri ke rumah keluarganya di Desa Lebung Gajah.

“Rupanya pelaku sudah menyerahkan diri ke rumah Kades setempat dan langsung kami jemput,” terangnya.

Aksi penikaman diawali cekcok mulut antara keduanya sekitar pukul 12.30 WIB di jalan Desa Ujung Tanjung Kecamatan Tulung Selapan. Saat itu banyak warga yang menyaksikan, bahkan ada yang merekam.

Sebelum kejadian, pelaku dan korban bahkan sempat berboncengan sepeda motor (Honda Supra 125) tanpa plat nopol jalan-jalan ke desa Ujung Tanjung.

Saat dalam perjalanan, pelaku dan korban terlibat cek-cok mulut karena pelaku sering diejek terkait statusnya yang masih menduda, sedangkan korban masih bujangan.

Setibanya di Desa Ujung Tanjung sekira pukul 12.30 WIB, tepatnya di jalan baru desa tersebut, pelaku dan korban berhenti dan terjadi perkelahian. Pelaku mengaku gelap mata sampai menikam korban berkali-kali.

“Korban dibawa ke rumah duka dan langsung dikebumikan, ” terangnya.

Saat mengamankan pelaku anggota Polsek Tulung Selapan sempat kewalahan, karena banyak massa dari keluarga korban yang menunggu diluar rumah Kades. “Berhasil kita halau dan sekarang  pelaku sudah berada di Polsek,” ungkapnya.

Kades Ujung Tanjung Sahari Soldan membenarkan kejadian tersebut namun soal motif dia tidak mengetahuinya. Keduanya berasal dari Petaling dan Simpang Tiga Sakti. “Kejadian di desa Ujung Tanjung siang pukul 12.00 WIB, ” tandasnya. (uni)

Komentar

Berita Lainnya