oleh

Catat… Cap Go Meh Ditiadakan

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Pandemi COVID-19 belum berakhir dan angka kasus yang terus meningkat, berimbas pada perayaaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro, Palembang, ditiadakan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani mengatakan pertimbangan ditiadakannya Cap Go Meh di Pulau Kemaro agar menghindari penularan virus corona.

“Setiap tahun ada 40 ribu pengunjung dari berbagai negara dan wilayah. Sehingga dikhawatirkan akan adanya klaster baru penularan COVID-19,” kata Isnaini, Rabu (20/1).

Isnaini juga menerangkan Cap Go Meh merupakan rangkaian dari perayaan Imlek. Biasanya, satu bulan sebelum perayaan atau sekitar awal Januari itu sudah ada rangkaian acara pendukungnya sebelum menuju hari H Cap Go Meh di Pulau Kemaro Palembang.

“Sekarang saja belum ada acara seperti tahun lalu, karena COVID ini, mungkin mereka juga khawatir menimbulkan keramaian,” ujarnya.

Isnaini mengatakan, pihaknya tidak akan memberikan surat edaran untuk melarang Cap Go Meh karena ini merupakan rangkaian kegiatan ibadah masyarakat Tionghoa dan pemeluk agama Budha. Sehingga pihaknya mempersilakan dengan mengutamakan protokol kesehatan.

“Tidak ada edaran dari kita (pemkot) yang berupa larangan, karena ini rangkaian keagamaan,” jelasnya.

Selain itu, pengelola Pulau Kemaro pun dipastikan sudah menerapkan protokol kesehatan kepada pengunjung selama pandemi ini. Diantaranya membatasi jumlah pengunjung 50 persen dari kapasitas, termasuk pada saat Cap Go Meh.

“Calender of Event Pariwisata 2021 untuk perayaan Cap Go Meh sudah pasti ditiadakan jika pihak yayasan tidak menggelar,” tutupnya. (dey)

Komentar

Berita Lainnya