oleh

Cawapres ini Minta Penindakan Korupsi Ditingkatkan

JAKARTA – KH Ma’ruf Amin (KMA) mendukung upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Baik itu yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun kepolisian, dan kejaksaan. Dukungan itu keluar karena korupsi adalah tindakan merusak. Merusak keuangan negara, dan dapat merusak mental anak bangsa. Oleh karenanya, korupsi harus diperantas sampai ke akar-akarnya.

Bahkan, dia berharap, penindakan korupsi harus ditingkatkan. Sebab, sejauh ini masih kerap terjadi kebocoran uang negara. Dan dalam upaya pengembalian? Uang negara yang bocor baik yang disimpan di dalam maupun luar negeri.

“Ya, pengembalian kebocoran keuangan negara, sejauh ini belum maksimal. Makanya harus ditingkatkan,” ungkap KMA dalam seminar publik bertema Strategi Pemberantasan Korupsi untuk Kembalikan Uang Negara yang digelar di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (19/3) malam.

Mantan Rais Aam PBNU itu menjelaskan, ada beberapa faktor yang membuat upaya pengembalian uang negara belum maksimal. Salah satunya adalah keterbatasan fungsi dan kewenangan dari masing-masing lembaga penegak hukum.

“Ketiadaan ruang yang cukup pada kebijakan dan peraturan perundang-undangan pemberantasan korupsi yang mengatur kejelasan dan mekanisme pengembalian kerugian keuangan negara,” ucapnya.

Selain itu, dibutuhkan komitmen kepemimpinan nasional dalam mengambil kebijakan. Dibutuhkan strategi yang bersifat extra ordinary. “Saya kira, Pak Jokowi selama ini komitmen melakukan pemberantasan korupsi dan mengembalikan uang negara yang bocor,” kata abah yang berusia 76 tahun itu. (kmd)

Komentar

Berita Lainnya