oleh

Cegah Balap Liar Meresahkan, Taman Kota Baturaja Dijaga Sampai Pagi

BATURAJA – Aksi kebut kebutan yang kerap dilakukan pada akhir pekan membikin gerah jajaran Satlantas Polres OKU. Untuk menekan aksi balap liar di seputaran taman kota, petugas terpaksa berjaga hingga pagi secara bergantian.

Sebagian anggota yang kelelahan beristirahat di pinggir jalan, dekat road barrier (pembatas jalan). “Sampai pagi kita tunggu dan berjaga di dekat tamkot,” kata Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga SIK MH melalui Kasat Lantas AKP Betty Purwanti SIK didampingi Kanit Turjawali Aipda Andi HZ, Minggu (5/7).

Disebut Andi, persoalan balap liar tidak bisa diselesaikan hanya oleh anggota Satlantas Polres OKU. Dia berharap masyarakat juga ikut berperan untuk menghentikan balapan liar. Aksi balapan liar ini sudah meresahkan masyarakat.

Andi menambahkan, dari Satlantas Polres OKU akan kembali menyampaikan surat kepada Pemkab OKU terkait aksi balap liar.

“Masalah ini perlu diselesaikan, dan duduk bersama dalam forum lalu lintas,” ujarnya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penegakan keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Dari hasil razia yang dilaksanakan pada Sabtu malam (4/7) mengamankan remaja yang diduga sebagai pelaku atau pemain balapan liar.

Giat yang dilaksanakan itu kegiatan  pengaturan lalin sebanyak 45 kali, penjagaan  4  kali, patroli sebanyak 16 kali.

Sedangkan untuk tindakalan tilang ada 3 dengan sistem E-Tilang dengan barang bukti sebanyak 2 unit kendaraan bermotor roda dua dengan knalpot jambrong, dan STNK.

“Dari penjagaan hingga subuh tidak terjadi balapan liar,” ujarnya.

Satlantas meminta pelaku balap liar untuk tidak lagi melakukan aksi balap liar. Selain membahayakan diri, juga pengendara lainnya. (bis)

 

Komentar

Berita Lainnya