oleh

Cegah Sengketa Medik , jalin Hubungan Baik antar Pasien dan Dokter

-Kesehatan-77 views
PALEMBANG – Sering merasa tidak puas karena pelayanan rumah sakit yang kurang prima, banyak warga Sumsel memilih berobat ke luar negeri. Padahal alat dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki tak kalah dengan rumah sakit yang ada di luar negeri seperti Malaysia.
Ketua Makersi Sumsel , Prof dr Hardi Darmawan mengatakan kenapa sebagian warga Sumsel lebih senang berobat ke luar negeri , dikarenakan sugesti dan kepercayaan masyarakat atas pelayanan rumah sakit , dan hubungan dokter dan pasien yang terjalin baik. Sementara jika berobat di negeri sendiri , pasien hilang kepercayaan dikarenakan pelayanan yang kurang baik.
Maka dari itu , melalui Syposium etik hukum dan kedokteran yang akan digelar besok (hari ini -red) , Sabtu (10/8) pihaknya akan memberikan pemahaman tentang pentingnya hubungan interpersonal dokter dan pasien dalam pencegahan sengketa medik dinera universal health care dan industri 4.0.
” Hubungan antara pasien dan dokter harus berjalan dengan baik , sugesti kepercayaan pasien dengan dokter harus dibangun sehingga tidak perlu berobat ke luar negeri,” ujar Prof Hardi.
Dikatakan Prof Hardi , dari hasil survei sekitar 500 orang di Sumsel ini lebih memilih berobat di luar negeri. Banyaknya orang Sumsel berobat ke luar negeri karena pelayanan Rumah sakit disana sangai baik. Dari mulai pasien datang ke rumah sakit ,berobat hingga pulang dilayani dengan sangat baik.
Nah, melalui seminar ini hubungan antara pasien dan tenaga medis harus terjaga dengan baik. Sehingga masyarakat yang  merasa pelayanan dan dilayani dengan baik akan memilih berobat di dalam negeri dari pada di luar negeri.
” Dari segi alat dan SDm kitabtidak kalah dengan luar negeri. Tetapi kepercayaan masyarakat yang harus direbut ,” tuturnya.
Sementara itu , Dirut RS RK Charitas ,dr Bernadus Freddy Suharto menambahkan seorang pasien yang datang ke rumah sakit , pasti akan memberikan penilaian ketika ia berobat di rumah sakit tersebut. Misalnya , adanya perbedaan pelayanan anatata pasien BPJS dan pasien umum lainnya yang terkadang kurang baik.
” Komunikasi antara tim medis dan pasien harus dijaga dengan baik. Sehingga kepercayaan masyarakat khususnya pasien bisa di dapat ,” ujarnya.
Lanjutnya, di acara seminar besok (hari ini – red) sekitar 200 peserta mulai dari dokter dan perawat akan ikut dalam seminar tersebut. ” Untuk pesertanya dari seluruh rumah sakit se Sumsel. Dari acara ini kita harapkan dapat mencegah sengketa medik , ketidakpuasaan pasien dan mengambil kepercayaan pasien ,” harapnya. (wly)

Komentar

Berita Lainnya