oleh

Cek Gudang, Siap Terima Vaksin

SUMEKS.CO, RUPIT – Kendati belum tahu jadwal penerimaan vaksin Sinovac dari Dinkes Sumsel, namun Dinkes Muratara sudah menyiapkan gudang yang akan digunakan untuk menyimpan vaksin pencegah virus corona tersebut.

Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto dan Kepala Dinas Kesehatan Muratara Marlinda mengecek kesiapan gudang vaksin COVID-19, Rabu (13/1). Saat ini sejumlah logistik seperti alat kesehatan (Alkes), storage penyimpanan vaksin, dan APD penunjang imunisasi sudah tiba di gudang instalasi farmasi Muratara.

“Hari ini (13/1) kita cek kesiapan gudang penyimpanan vaksin tangkal COVID-19. Untuk sarana penyimpanan, kelistrikan dan lainnya sudah sangat siap. Rencananya vaksin akan ditempatkan di gudang farmasi Muratara,” kata AKBP Eko Sumaryanto.

Menurutnya, distribusi dan penyaluran vaksin COVID-19 ini harus dilakukan dengan pengawalan, baik dari TNI, Polri dan lainnya. Setelah melakukan pengecekan seperti penempatan vaksin yang mesti dipisahkan, jaminan arus listrik yang memadai, dan harus adanya penjagaan terhadap lokasi penempatan vaksin.

“Semua sudah siap baik dari kesiapan genset, pengamanan, lokasi dan penempatan khusus. Vaksin ini mesti berada di suhu 2 derajat, jadi harus ada pendingin khusus,” tegasnya. Pihaknya mengatakan, untuk saat ini distribusi masih menunggu informasi dari tim di tingkat provinsi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Muratara Marlinda mengungkapkan, untuk saat ini sudah ada sejumlah Alkes penunjang yang masuk di gudang farmasi. Namun khusus untuk vaksin memang belum sampai di Muratara karena masih menunggu informasi lanjutan dari provinsi.

“Untuk kesiapan kita sudah siap 100 persen, tinggal menunggu informasi saja. Kalau dari Palembang kontak bisa diambil vaksinnya sekarang. Kita langsung berangkat ambil vaksinnya,” bebernya.

Dia mengaku untuk saat ini baru ada beberapa wilayah yang diinformasikan bisa mengambil vaksin itu, seperti OKI dan Palembang.

“Pengambilan vaksin dilakukan secara bergelombang dan tidak sekaligus. Untuk daya tampung di Muratara itu kapasitas yang ada bisa sampai 3-3,5 ribu vaksin,” timpalnya.

Marlinda menyatakan, keberadaan vaksin COVID-19 itu harus berada dalam suhu khusus. Jika vaksin tidak tersimpan di suhu khusus, akan rusak dan tidak bisa digunakan.

“Untuk kotak penyimpanan besar kita ada tiga dan untuk kotak sedang satu, tapi untuk kesiapan penyimpanan di Puskes dan lainnya itu juga sudah siap semua. Kita siapkan genset jika terjadi gangguan aliran listrik,” bebernya.(cj13/dom)

Komentar

Berita Lainnya