oleh

Chris Cs Dicuekin Kedubes Malaysia

 PALEMBANG – Pasca dikirimnya Surat Perintah Penyidikan (SPDP) oleh penyidik Kanwil Kemenkum HAM ke kejaksaan, ke-20 WNA yang menjalankan praktik terapi pengobatan ilegal akhirnya dikirim ke tahanan rutan klas 1A Pakjo dan LP Wanita Palembang.

Rinciannya sebanyak 8 WNA dikirim ke LP Wanita Palembang dan 12 WNA lainnya dijebloskan ke penjara rutan klas 1A Palembang.

Hanya saja, terungkap jika Chris dan rekannya yang tengah menghadapi masalah hukum ini sepertinya dicueki Kedubes Malaysia.

Ini dibuktikan dengan pernyataan perwakilan Konjen Malaysia yanh sempat menjenguk Chris dan kawan-kawannya di ruang detensi Kantor Imigrasi Klas 1 Palembang beberapa waktu lalu.

“Perwakilan Kedubes Malaysia melalui Konjenya sudah datang, saat kami tanyakan apakah bakal menunjuk kuasa hukum untuk mendampingi warga negaranya mereka bilang tidak,” ungkap Kakanwil Kemenkum HAM Sumsel, Dr Sudirman D Hury dibincangi di Rutan Pakjo, Selasa (15/1).

Rencananya, Chris Cs bakal mendekam di sel tahanan selama 20 hari ke depan dan dapat diperpanjang sesuai dengan hasil penyidikan. Sementara, Chris yang diwawancarai awak media menyatakan dalan keadaan sehat-sehat saja.

“Senang disini banyak wartawan dekat sini, tapi sulit buat hubungi keluarga di Malaysia tidak boleh,” ungkap Chris.

Senada disampaikan kuasa hukum ke-20 WNA, Hendra Wijaya,SH yang menyatakan akan segera menentukan upaya hukum pasca penahanan ini.(kms)

Komentar

Berita Lainnya