oleh

Cluster Baru di Batam, Puluhan Jemaat Gereja Positif Corona

SUMEKS.CO- Penambahan kasus Covid-19 di Batam belum menurun jelang pelaksanaan new normal 15 Juni mendatang. Pada hari Senin lalu, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Batam bertambah 12 orang. Dan baru baru ini, ada penambahan dari Cluster Gereja.

Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam, berdasarkan temuan kasus baru (impor) dan hasil tracing closes contact yang terus berlangsung dari cluster Jemaat Gereja HOG Eden Park, Palm Spring Nomor 100 Kota Batam.

“Terkonfirmasi positif Covid-19 pada kasus ini adalah 12 orang yang terdiri atas delapan orang perempuan dan empat orang laki-laki warga Kota Batam,” ujar Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

Dari 12 orang terkonfirmasi positif itu, 6 diantaranya masuk ke dalam Cluster Jamaat Gereja HOG. Sedangkan 4 orang masuk ke Cluster Palm Spring. Seorang lagi tertular dari pasien nomor 100 Warga Sukajadi. Sedangkan seorang lagi merupakan pasien dengan tramisi baru yang belum diketahui asal virusnya.

Terbaru, ada penambahan kasus lagi yang terpapar menjadi 35 orang. Ada jemaat termsuk pendeta, dan mahasiswa. Ada yang terlihat gejalanya ada yang tanpa gejala.  Dan semua telah di rujuk ke rumah sakit setempat.

Kemudioan menindak lanjuti kasus tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi melakukan swab test dan rapid  dilakukan terhadap 52 orang yang diduga kontak dengan jemaat. Swab dan rapid test itu dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batuaji, Kepulauan Riau.

Didi mengatakan, 52 orang ini yang dilakukan tes ini karena diduga punya kontak erat dengan 35 jemaat gereja yang positif .

Pun, ia menjelaskan munculnya klaster baru ini karena berawal dari seorang perempuan yang terdeteksi mengidap Corona saat berobat dan melakukan pemeriksaan di salah satu puskesmas. Hasilnya saat pemeriksaan diketahui positif.

Sementara itu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar ) Kota Batam memantau langsung persiapan new normal tempat hiburan di Kampung Bule, Nagoya, Batam. Saat ini, sejumlah tempat hiburan di kawasan tersebut telah siap beroperasi sesuai protokol kesehatan. Tak hanya tempat hiburan di Kampung Bule, di tempat lain yang memenuhi protokol kesehatan juga dibolehkan beroperasi.

“Kami cek kesiapan mereka sembari menandatangani surat pernyataan (jalani protokol kesehatan, red) sehingga tanggal 15 (Juni) bisa opening semuanya,” kata Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata.

Ardi menyebutkan, protokol kesehatan pada umumnya sama dengan sektor lain. Untuk itu, tempat hiburan yang sudah mulai melakukan protokol kesehatan dapat mulai beroperasi di masa Pembatasan Aktivitas Masyarakat (PAM) yang saat ini sedang berjalan.

“Sudah banyak yang siap tadi, sekitar 14 usaha. Sudah ready, silakan buka (saat PAM). Di luar Kampung Bule juga sudah ada. Makanya, kami cek tadi yang sudah siap,” jelasnya.

Sesuai instruksi langsung Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, ia mengingatkan seluruh pelaku pariwisata seperti hotel, restoran, tempat hiburan dan sebagainya untuk patuh imbauan pemerintah. “Kita ingin saat semua aktivitas dibuka pada 15 Juni nanti semua tertib,” kata dia.

Untuk saat ini, pihaknya hanya mengedukasi dan mengingatkan saja. Namun, jika nantinya masih abai, maka sesuai kesepakan akan dilarang dibuka.“Kita lagi menyebar surat kesepakatan itu,” kata dia.

Ia mengaku, hal ini perlu dilakukan demi kepentingan bersama dan dunia pariwisata di kota ini kembali bangkit lagi. Ia ingin, dalam hal ini perlu kerja bersama antara pemerintah dan pelaku pariwisata. “Sekarang kita sudah terpuruk. Ayo kita bangkit berasama,” ujarnya.

Adapun pada malam ini, Ardi bergerak ke beberapa tempat tongkrongan kalangan milenial di wilayah Batam Center. Ia menemukan masih banyak meja dan tempat duduk tak berjarak, bahkan pelayan restoran tak memakai masker.

“Sudah kita edukasi langsung pemiliknya dan mereka siap mematuhi protokol kesehatan. Setelah diedukasi, nanti akan ada pengawasan lagi,” kata Ardi.(*/jpg/uma/batampos/viva)

 

Komentar

Berita Lainnya