oleh

Coach RD Minta Kompetisi Dihentikan Jika Tak Ada Kepastian, Persipura ‘Pamit’ Duluan

Sumeks.co – Lanjutan Liga 1 musim 2020 ditunda selama satu bulan. Jika sesuai jadwal, kompetisi akan kembali dimulai awal November. Tapi, sejauh ini belum ada tanggal pasti soal kickoff.

Kondisi tersebut membuat klub-klub berada dalam ketidakpastian. Bingung. Tidak punya gambaran kapan kompetisi akan dimulai. Menyikapi situasi itu, pelatih Madura United Rahmad Darmawan mengultimatum PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator.

Dia ingin segera ada kepastian lanjutan Liga 1 dalam waktu dekat. ’’Harapan saya dua pekan dari sekarang gagal atau tidaknya kompetisi sudah ada kepastian. Maksudnya, kepastian nggak bakal ada penundaan,’’ kata mantan pelatih Sriwijaya FC dan Persipura tersebut.

Jika dalam waktu dua pekan tidak ada kepastian, RD –sapaan Rahmad Darmawan– meminta kompetisi musim 2020 dihentikan.

’’Jika kompetisi ditunda hingga dua atau tiga bulan lagi, sebaiknya memang kompetisi diakhiri saja. Fokus ke kompetisi musim depan. Jadi, persiapannya matang,’’ tegas pria yang juga anggota Exco Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia tersebut.

Hal itu memang sangat masuk akal. Sebab, tahun 2020 menyisakan dua bulan. Sangat tidak ideal jika kompetisi dipaksakan terus berjalan.

Karena itu, RD berharap segera ada kepastian. Kepastian itu dianggap sangat penting. Sebab, sampai saat ini, beberapa klub masih berharap kompetisi berjalan. Bahkan, tidak sedikit klub yang tetap berlatih meski kompetisi ditunda satu bulan. Jika tidak ada kejelasan, klub bakal jadi pihak yang paling dirugikan.

’’Kasihan klub-klub yang membuat persiapan tahu-tahunya (kompetisi) gagal ke depannya,’’ tambah pelatih yang pernah membawa timnas U-23 dua kali ke final SEA Games itu.

Dia tidak ingin persiapan klub matang tapi kompetisi tidak berjalan. Belum lagi nasib klub-klub yang terus mengeluarkan biaya operasional. Pengeluaran besar, sedangkan pemasukan berkurang akibat kompetisi mandek.

Salah satu contohnya adalah bulan ini. Klub sudah telanjur melakukan renegosiasi kontrak dengan seluruh pemainnya. Mereka setuju membayar pemainnya sebesar 50 persen dari total gaji.

Seharusnya, bulan ini mereka bermain di ajang Liga 1. Tapi, klub harus mengeluarkan biaya gaji, sedangkan pemain tidak merumput akibat kompetisi ditunda.

Sementara itu, Persipura Jayapura resmi mengakhiri program pemusatan latihan (TC) di Kota Batu hari ini (6/10). Di sana, tim Mutiara Hitam berlatih nyaris selama dua bulan. Persipura lantas meliburkan pemain beberapa hari sembari menunggu kejelasan nasib kompetisi Liga 1 musim 2020.

“Persipura ‘balik kanan’. Kami pamit. Terima kasih Batu, sampai bertemu di lain kesempatan,” tulis pernyataan resmi Persipura melalui akun Instagram resminya.

Persipura telah berlatih di Batu sejak awal Agustus. Mereka awalnya berniat menggunakan Stadion Surajaya, Lamongan, sebagai markas dalam mengarungi lanjutan kompetisi yang tersentralisasi di Pulau Jawa.

Namun seiring berjalanannya waktu, PSSI menunda kompetisi yang awalnya akan digelar pada 1 Oktober akibat tidak mendapat izin keramaian oleh pihak kepolisian karena pandemi Covid-19 yang tinggi.

Nasib kompetisi lantas menjadi serba tidak jelas meski PSSI berharap penundaan itu hanya sebulan. Manajemen Persipura kemudian mengambil langkah untuk tak melanjutkan TC.

Asisten Manajer Persipura Jayapura Bento Ridwan Madubun mengatakan para pemain akan diliburkan beberapa hari. Nantinya, mereka dibagi ke dalam dua kelompok.

Pemain yang berdomisili di Jayapura akan berlatih bersama di bawah arahan asisten pelatih Ridwan Bauw. Sementara untuk mereka yang berdomisili di luar Jayapura akan diberi program latihan oleh pelatih fisik Breno Araujo yang harus mereka lakukan saat di rumah masing-masing.

Bento berharap segera ada kejelasan soal lanjutan Liga 1 2020. Jadi, pihaknya dapat segera mengambil langkah-langkah taktis. “Kita berharap segera bisa dapatkan kepastian sehingga persiapan selama ini tidak sia-sia, dan terutama agar sepak bola Indonesia kembali bergairah,” kata Bento seperti dikutip dari Antara.(jawapos.com)

Komentar

Berita Lainnya