oleh

Cukup di Bidan, Bersalin Nyaman dengan JKN-KIS

PALEMBANG – Kehadiran Program JKN-KIS telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Berbagai kemudahan dalam pelayanan kesehatan dengan Program JKN-KIS banyak dirasakan oleh masyarakat. Sidik (26) yang merupakan peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran Program JKN-KIS. Selama kehamilan sang istri, ia tidak pernah mengeluarkan biaya untuk memeriksakan kandungan istrinya.

“Alhamdulillah, dengan adanya Program JKN-KIS ini saya tidak perlu memikirkan biaya untuk persalinan istri. Apalagi sekarang terjadi pandemi Covid-19, kami tidak perlu repot-repot memikirkan bahwa persalinan harus di rumah sakit, khawatir di rumah sakit dan kami lebih memilih untuk melahirkan di bidan. Menurut kami persalinan di bidan lebih nyaman dan aman, semua dilakukan sesuai prosedur kesehatan, pelayanan yang diberikan kepada kami sangat memuaskan,” ujar Sidik, Rabu (23/6).

Ia menambahkan, pelayanan oleh bidan tak kalah baik dengan pelayanan dokter di rumah sakit. Selain itu, bersalin di bidang menurut sang istri membuatnya lebih tenang dan nyaman karena lebih terjaga privasinya.

“Manfaat yang kami rasakan adalah mudahnya dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama untuk pemeriksaan kehamilan istri saya. Bidan tempat istri saya memeriksakan diri sangat kooperatif dalam melakukan pemeriksaan,” tambah Sidik.

Sang istri, Rahma Wati, pun turut menceritakan bahwa dirinya sudah sejak awal kehamilan rutin melakukan konsultasi dan memeriksakan kandungan ke bidan. Meski awalnya sempat ragu, namun setelah beberapa kali mengunjungi bidan, ia pun mantap untuk bersalin secara normal dengan bantuan bidan.

“Ke depan saya berharap agar wanita yang sedang hamil dan akan melahirkan agar selalu memeriksakan diri dan kandungan ke fasilitas kesehatan. Tidak perlu harus jauh-jauh ke rumah sakit dan mengantri lama, cukup ke bidan saja. Persalinan lancar, bayi lahir sehat, pelayanan memuaskan. Terima kasih pemerintah dan BPJS Kesehatan atas hadirnya Program-JKN KIS,” ujar Rahma. (adv)

Komentar

Berita Lainnya