oleh

Curi Uang Majikan Buat Modal Kumpul Kebo

-Hukum-1.314 views
PRABUMULIH – Tim Gurita Polsek Prabumulih Timur, Kota Prabumulih berhasil mengamankan sepasang pelaku diduga mesum.  Atas kasus pencurian di rumah majikannya di Jalan Tangkuban Perahu, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Selasa (22/1) siang.

Kedua pelaku, Ayu Lestari (18) warga Tanjung Raman, Kecamatan Prabumulih Selatan. Dengan seorang pria yang tak lain pacarnya sendiri Yoggi Saputra (20) warga Dusun 5 Desa Sukamerindu, Lubay Muara Enim. Diamankan saat berada di kontrakannya di Kelurahan Prabusari, Kota Prabumulih, Selasa (22/1) sekitar pukul pukul 20.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun. Pelaku Ayu yang tak lain merupakan PRT di TKP mengambil uang didalam lemari. Yang berada di dalam dompet korban senilai Rp1,95 juta. Dan usai menjalankan aksinya pelaku pulang dengan dijemput pacarnya, Yoggi.

Sementara itu, penangkapan pelaku berawal dari timsus Gurita Polsek Prabumulih Timur. Yang dipimpin langsung Kanitres Polsek Prabumulih Timur Aiptu Eem Supriyatna melakukan penyelidikan atas laporan korban.

Setelah di dapat informasi keberadaan pelaku berada di kawasan kelurahan Prabusari. Sedang berada di dalam kontrakan pelaku. Tim pun langsung mengamankan pelaku beserta barang-bukti pengganti. Karena uang tersebut sudah dibelikan barang-barang rumah tangga.

Sementara itu, dihadapan petugas, kedua pelaku hanya bisa tertunduk malu. Sambil menangis, pelaku Ayu mengaku dirinya terpaksa mencuri uang majikannya. Untuk kebutuhan alat rumah tangga dan membeli kasur. “Kami 9 bulan pacaran. Sudah 4 hari ini kami tinggal serumah dengan mengontrak,” akunya.

Uang tersebut, kata dia. Dibelikan alat rumah tangga seperti kompor. Dan peralatan lain serta kasur untuk dirinya dan pacarnya tidur di kontrakan baru. “Ya, kami sudah lakukan itu (hubungan suami istri, red) di dalam kontrakan,” akunya. Namun enggan menyebutkan sudah melakukan hubungan suami istri berapa kali.

Dikatakannya, sebelum tinggal serumah di kontrakan, dirinya tinggal bersama Ibu dan kedua saudaranya di Tanjung Raman. “Aku ngontrak dan idak balek kerumah. Alasan begawe di rumah majikan,” sesalnya. (chy)

 

Komentar

Berita Lainnya