oleh

Dada Bupati Jadi Sandaran Menangis Warganya

BANYUASIN- Rumah Selamet Riyadi kini tinggal kenangan. Sisa tumpukan kayu dinding yang terbakar masih terlihat. ketika H Askolani datang bawakan bantuan.

Kebakaran yang terjadi kemarin itu. menghanguskan rumah penerima bantuan langsung tunai. Mengetahui kejadian tersebut, kepala daerah Kabupaten Banyuasin. Datang langsung melihat kondisi warganya yang terkena musibah.

Saat bupati Banyuasin H Askolani tiba, di RT 28 Tanjung sari Kelurahan Sukomoro. Tangis pemilik rumah pecah, melihat orang nomor satu daerahnya datang menemuinya.

Tak henti, selamet riyadi menangis bersandar di dada sang pemimpin. mengadu akan kesedihannya dan kondisi rumahnya.

Namun, bupati itu datang membawa sesuatu. Yang dapat meringankan beban keluarga Selamet.

blank

Yaitu: uang senilai 20 juta rupiah, diberikan secara langsung H Askolani. Kepada slamet yang rumahnya terbakar.

Secara pribadi kepala daerah itu membantunya lebih dulu. Agar dapat meringankan beban Slamet dan keluarga.

“Slamet harus bersabar,”
“Selain bantuan ini, nanti saya perintahkan pak camat,”

“Untuk bergotong-royong membangun rumah Slamet,”

“Termasuk juga akan saya minta bantuan dari Baznas,” kata H Askolani, saat bertemu di wilayah kecamatan Talang Kelapa, rumah Selamet riyadi, selasa (21/7).

Askolani mengungkapkan, ditengah kondisi covid 19 saat ini. Tentunya sangatlah sulit untuk cepat mengucurkan dana. Apalagi menunggu kucuran dana dari APBD.

Prosedurnya harus jelas dan makan waktu. Sedangkan warga harus di bantu segera.

blank

“Jadi langkah cepat kita,”
“Membantu warga yang terkena musibah,”
“Dengan cara gotong-royong terlebih dahulu,”jelasnya.

Sementara itu, Camat Talang Kelapa Arifin Nasution menyampaikan. Kebakaran itu telah menghanguskan rumah selamet riyadi bahkan nyaris seluruh barang milik keluarganya. Ikut dilalap api pada malam kemarin.

“Korban jiwa tidak ada,”
“Kita akan gotong-royong bantu keluarga itu,” tutupnya. (bun)

blank

Komentar

Berita Lainnya