oleh

Daihatsu Recall Gran Max 1.5L dan Luxio

-Headline-83 views

JAKARTA – Astra Daihatsu Motor (ADM) mengumumkan program recall untuk model kendaraan Gran Max 1.5L dan Luxio di Indonesia.

Jumlah kendaraannya cukup banyak, mencapai 36.915 unit. Rinciannya, Gran Max 1.5L sebanyak 32 ribu unit dan Luxio 4 ribu unit untuk produksi kendaraan Maret 2018-April 2019. Recall yang dilakukan ini untuk penggantian komponen Connecting Rod atau stang seher.

Program dilakukan setelah adanya keluhan dari enam pengguna Gran Max 1.5L, yang lima diantaranya komponen tersebut patah dan satu lagi mengakibatkan kendaraan berisik. Sementara untuk Luxio tak ada keluhan namun tetap dilakukan recall karena menggunakan komponen yang sama. “Mesin kendaraan jadi mati, tak ada laporan yang membuat pengguna kecelakaan,” ujar Anjar Rosjadi, Technical Service Division Head ADM, kemarin.

Pada penggantian komponen ini, pelanggan tak dikenakan biaya apapun, gratis. Pelanggan juga akan mendapat voucer pajet ganti oli mesin gratis untuk servis berikutnya bagi yang berpartisipasi. Pihaknya menghimbau pelanggan yang mobilnya termasuk daftar recall (sesuai bulan dan tahun produksi) untuk menghubungi atau datang ke diler resmi Daihatsu.

Daihatsu juga akan menghubungi melalui surat, telpon dan SMS kepada pemilik kendaraan. “Atau bisa hubungi hotline 1-500-898,” tambahnya.

Ia menyebut, meski komponen tersebut berasal dari vendor, pihaknya tetap bertanggung jawab terhadap permasalahan tersebut. “ADM tetap bertanggung jawab untuk tetap memberikan layanan perbaikan kendaraan pelanggan,” bebernya.

Amelia Tjandra, Marketing Director ADM mengungkapkan, recall yang dilakukan ini bukan yang pertama bagi Daihatsu, tapi yang kelima kalinya.

“Recall ini bukan disengaja, kami ingin beri itikad baik sehingga tak sebar press rilis namun masalah ini terkait keamanan dan keselamatan pemakai Daihatsu sebagai yang utama, bukan malunya kami,” ujarnya.

Ia pun berharap kedepannya tak ada lagi recall terhadap kendaraan Daihatsu. Pihaknya juga bakal memperketat pengecekan terhadap kendaraan yang diproduksi di pabrik.

“Masalah ditemukan saat proses produksi dengan mesin baru dan kemudian terjadi hal ini, diluar ekspektasi kami. Kedepannya, tiap proses (total tiga proses) akan di cek bukan saat di ujung saja (proses ketiga), masalah ini terjadi saat di proses kedua,” jelasnya.

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and Customet Relation Division Head Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) menambahkan, Gran Max dengan mesin 1.3L tidak masuk dalam program recall karena komponen tersebut berasal dari vendor yang berbeda. Sementara untuk Gran Max 1.5L dan Luxio memiliki vendor yang sama untuk komponen Connecting Rod.

“Terbanyak pembeli Gran Max 1.5L kisaran 70 persen, sisanya 1.3L. Memang terbanyak memilih versi 1.5L,” imbuhnya. (rei)

Komentar

Berita Lainnya