oleh

Dana Desa Kurangi Jumlah Desa Tertinggal

PALEMBANG – Dana Desa telah memicu pertumbuhan ekonomi di tingkatan masyarakat desa. Program yang telah dijalankan sejak 2015 lalu tersebut telah mengurangi jumlah desa tertinggal. Dari sebanyak 19.750 desa tertinggal di 2014 menjadi 13.232 desa tertinggal di 2018. Jumlah ini akan terus dikurangi seiring bertambahnya porsi dana desa. Yang disalurkan dari APBN dimana tahun ini mencapai Rp70 triliun.

Sekjen Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Anwar Sanusi mengatakan. Pada awal pelaksanaan program tersebut, pemerintah mengalami kesulitan. Lantaran SDM yang ada di desa kurang menguasai sistem pelaporan dan penggunaan. Sehingga di tahap awal, pihaknya memprioritaskan dana untuk pemberdayaan masyarakat.

“Setelahnya baru membangun infrastruktur,” kata Anwar. Dlam diskusi di Griya Agung dengan tema Pengentasan Kemiskinan Berbasis Pembangunan Desail di Sumsel, Senin (4/2).

Dijelaskan, ada empat program prioritas yang disasar dari dana desa. Pertama menggali komoditas serta potensi yang dimiliki desa. Menurutnya, masing-masing desa memiliki karakter serta ciri khas daerahnya tersendiri. Dana desa diharapkan dapat menggali potensi tersebut. Dan bisa dioptimalkan untuk mensejahterakan masyarakatnya.

Kedua, pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Melalui pendirian BUMDes, diharapkan dapat menggerakkan perekonomian di desa. Potensi yang ada dikelola secara profesional. Nantinya juga bisa menyerap pengangguran di desa.

Ketiga pembangunan Embung Desa. Sebesar 82,7 persen desa di Indonesia memiliki basis perekonomian di sektor pertanian. Permasalahannya setiap musim kemarau, lahan di desa kerap kekurangan air bersih. “Pemberian dana desa ini diharapkan bisa mencari sumber air untuk mengairi lahan pertanian,” katanya.

Keempat, pembangunan sarana olahraga. Berdasarkan hasil survey yang didapatnya. Kebanyakan masyarakat desa yang melakukan urbanisasi ke kota disebabkan minimnya fasilitas pendukung. Seperti sekolah, tempat rekreasi dan sarana olahraga. Nah, pembangunan sarana olahraga ini diharapkan nantinya bisa membuat warga betah dan tidak pindah ke kota. (kos)

 

Komentar

Berita Lainnya