oleh

Dana Hibah Pariwisata Dibagi Dua Tahap : Ingat, Bukan Untuk Pribadi Pengusaha !

Sumeks.co – Dampak Pandemi Covid-19, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenpar Ekraf) memberikan dana hibah Rp. 30,8 Milliar untuk hotel dan restoran di Kota Palembang. Dana ini merupakan bagian dari total dana hibah pariwisata pusat sebesar Rp3,3 Triliun yang mulai dikucurkan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani mengatakan dana hibah diharapkan dapat memulihkan lagi sektor hotel dan restoran yang terdampak pandemi Covid-19. Kota Palembang merupakan satu-satunya Kota di Sumsel yang mendapatkan hibah tersebut.

“Selain itu, dalam pemberian dana hibah ini kita tinggal mensosialisasikan agar pelaku usaha restoran dan hotel ini memahami untuk siapa dan berapa dana hibah ini diberikan. Mekanisme pemanfaatan dananya untuk apa juga akan dijelaskan,” ujarnya, Rabu (2/12).

Isnaini menambahkan jika dana hibah ini sudah masuk ke Rekening Kas Daerah beberapa hari lalu dengan besaran sekitar 50 persen atau sekitar Rp15,4 miliar untuk tahap I dan tahap dua diperkirakan paling lambat 23 Desember. Sebelum pencairan akan di sosialisasikan dulu kepada 104 restoran dan 117 hotel di Palembang

Perwakilan Inspektorat Kota Palembang Sinta dalam paparannya untuk mendapatkan hibah ini bagi pelaku usaha restoran-hotel ada ketentuan yang berlaku. Misalnya hotel – restoran terdampak covid-19 menunjukkan bukti bayar pajak atau bukti phl 2019 serta bukti masih operasional Januari sampai Agustus 2020 dengan surat pernyataan resmi Tanda Daftar Usaha Pariwisata dan izin yang masih aktif.

“Diharapkan juga dana hibah ini agar tepat guna selain pelaku usaha harus sesuai kriteria, pemanfaataan dana hibah juga harus untuk kepentingan usaha bukan pribadi pengusaha dan juga dilakukan pelaporan dari pelaku usaha ke pemda,” tutupnya.

Ia juga menghimbau dengan adanya dana hibah setidaknya dapat mengurangi beban yakni berupa pengelola hotel dan restoran sehingga dapat mendorong sektor usaha mengeliat. (Dey)

Komentar

Berita Lainnya