oleh

Dana Kelurahan Makan Tumbal

Lahat – Mantan Lurah Pasar Bawah, Kota Lahat, Edi Sahrun SE, ditetapkan tersangka, dalam perkara dugaan korupsi Dana Kelurahan Pasar Bawah tahun 2019. Edi dijerat pasal 2 dan 3 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tersangka diduga telah menyebabkan kerugian negara hingga Rp 185 juta.

Penyidik Satreskrim Polres Lahat mengusut dugaan korupsi tersebut atas hasil audit Inspektorat Kabupaten Lahat. “Sudah (tersangka),” kata Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Kurniawi H Barmawi SIK, Minggu (22/11), seraya menyatakan, tersangka tidak ditahan, lantaran bersikap kooperatif.

Program pemerintah pusat ini mulai digelontorkan sejak 2019. Dana tersebut dapat digunakan untuk membangun fisik, seperti pembuatan spal, jalan setapak, dan sebagainya. Namun, dalam pelaksanaan di lapangan Kelurahan Pasar Bawah, yang saat itu dipimpin Edi Sahrun diduga telah melakukan penyelewengan, dengan tidak melaksanakan pembangunan.

Seluruh RT dan RW di Kelurahan Pasar Bawah pun sepakat melaporkan Edi ke Inspektorat dan Kejari Lahat. Alhasil, saat Inspektorat turun, memang ditemukan dugaan penyelewengan. “Yang bersangkutan mengakui telah menggunakan dana itu untuk kepentingan pribadi,” tegas Inspektur Kabupaten Lahat, Yunisa Rahman SIP MM.

Terpisah, Kajari Lahat Fithrah SH, melalui Kasi Pidsus Anjasra Karya SH mengakui, telah menerima berkas penyidikan tahap satu atas nama tersangka Edi. “(Berkas) masih diteliti tim. Bila belum lengkap, kita kirim belik ke penyidik Polres Lahat,” jelasnya. (rif)

Komentar

Berita Lainnya