oleh

Dandim ini Tegaskan Lahan Terbakar Bukan Ribuan Hektare

RUPIT – Beredarnya informasi ribuan hektare lahan perusahaan terbakar yang disebar melalui media sosial, mendapat respons dari Dandim O406 Mura-Linggau-Muratara (MLM) Kolonel Inf Aan Setiawan.

Pihaknya menegaskan, informasi yang beredar itu bohong. Setelah melakukan pengecekan lokasi, ditemukan indikasi lahan yang sengaja dibakar oknum warga.

‎Hingga saat ini pihak kepolisian tengah mengusut kasus tersebut dan akan menindak tegas para pelaku yang sengaja melakukan aksi pembakaran lahan di Desa Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara.

Informasi beredar awalnya melalui sejumlah media sosial seperti Youtube dan Facebook mengenai yang diunggah warga, mengenai ribuan hektare lahan perusahaan PT Dandy Marker yang terbakar. Lalu Dandim 0406 langsung melakukan pengecekan, bersama Kapolres Mura ke lokasi yang terbakar, Kamis (12/9).

“Hasilnya hoax, itu bukan ribuan hektare tapi cuma 25-30 hektare yang terbakar, satu blok. Kami sudah melakukan pengecekan dan penyelidikan, indikasinya lahan itu dibakar oleh oknum warga begitu informasi yang kami dapat di lapangan,” kata Aan Setiawan.

Dia menegaskan, saat di lapangan pihaknya sempat melakukan simulasi. Apakah api bisa menyala dari sisa puntung rokok, ternyata tidak. Lalu di coba lagi dengan simulasi lahan dibakar dan positif bisa menimbulkan kebakaran.

“Kita sudah cek lokasinya memang lahan yang terbakar di lokasi perusahaan yang berdempetan dengan lahan warga. Kita belum bisa simpulkan, ini terlibat masalah sengketa lahan warga dengan perusahaan beberapa waktu lalu atau bukan. Tapi yang jelas lahan itu dibakar,” tegasnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya