oleh

Dansatgas Karhutla dan Jajaran Cek Kesiapan Helikopter Waterboombing

SUMEKS.CO – Gubernur Sumsel H Herman Deru, selaku Dansatgas Karhutla meninjau langsung peralatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yakni helikopter waterboombing sebagai salah satu upaya antisipasi Karhutla di Sumsel, Rabu (29/7/2020) sore.

Gubernur didampingi Komandan Operasi Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, Wakil Komandan Operasi Danlanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Kolonel Pnb Firman Wirayuda S.T., M.Soc.Sc., beserta jajaran Komando Satgas Bencana.

Herman Deru mengecek satu persatu dari sembilan unit helikopter waterboombing yang ada dalam tinjauannya di Base OP Lanud Talang Betutu Palembang tersebut.

Diketahui sebanyak delapan helikopter diantaranya didatangkan langsung dari Rusia dan satu unit lagi helikopter berasal dari Amerika.

Pada tahun 2020 ini agak berbeda Gubernur Sumsel telah menunjuk Bupati/Walikota sebagai Ketua Satuan Tugas di masing-masing kabupaten/kota serta memberikan pendanaan 45 Miliar.

“Tahun ini berbeda saya bukan hanya menunjuk Bupati/walikota untuk menjadi Satgas Provinsi dan menjadi ketua satgas di Kabupaten/kotanya tapi kita biayai juga dengan pendanaan 45M yang termasuk juga belanja benda tidak habis pakai,” paparnya.

HD juga menerapkan sanksi kepada para pembuat kebakaran lahan sesuai Undang-Undang yang berlaku kepada para pelaku pembakaran serta pemilik lahan.

“Kita akan kenakan sanksi sesuai UU yang berlakku baik Peraturan Menteri LHK 10 tahun 2010 dan segala turunannya. Jika dulu hanya pelaku namun sekarang saya minta satgas untuk menyelidiki si pemilik lahan tersebut termasuk perorangan yang membiarkan lahannya terbengkalai dan mengakibatkan kebakaran mak akan ditindak,” tandasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kalaksa BPBD Prov. Sumsel Iriansyah, Kasat Pol-PP Prov. Sumsel Aris Saputra, Kasiopsrem 044/Gapo Kolonel Inf. Ari Sudarsono, Kadisops Lanud SMH Letkol Pas Iyan Rusdian, Kadislog Lanud SMH Letkol Kal Pander Sianipar, Dansatpom Lanud SMH Mayor Pom Jarot Nyamantoro, dan Kadis Perhubungan Provinsi Sumsel Nelson.(dho/ril)

Komentar

Berita Lainnya