oleh

Dapat Pengalaman Berkunjung ke Sekolah dan KBRI Malaysia

-Edukasi-121 views

KUALA LUMPUR – Rombongan pemenang guru favorit dan lomba jurnalistik tingkat SMP se Kota Palembang akhirnya tiba ke Malaysia, dalam rangka Tour Edukasi. Kegiatan rombongan, Senin (14/10) antara lain mengunjungi sekolah di Malaysia, Greenview Islamic School, sekolah ini terkenal elit di Malaysia. Para rombongan antusias mengikuti pertemuan dengan pihak sekolah dan melihat sekolah-sekolah.

Pertemuan singkat diberikan pihak sekolah yang dipimpin Principal,
Dr. Seyyid Hussein dan didampingi Teacher, Mr Chaibou. Siswa dan guru antusias berdialog dengan kepala sekolah dan guru di sana.

“Di sekolah kita maksimal ruang kelas 15  orang dan fasilitasnya lengkap, ada ruang perpustakaan, laboratorium dan sekolah kami mulai dari tingkat dasar hingga menengah (SMA),” ujar Seyyid menggunakan Bahasa Inggris.

Lanjutnya, kurikulum hanya satu, Cambridge International dan mengutamakan Bahasa Inggris. Namun pelajaran Agama Islam juga ditekankan sehingga setara.

“Ada dua siswa kita yang berasal dari Indonesia disini,” jelasnya.

Peserta rombongan, Alisya Deka SMAN 6 Palembang mengaku senang bisa berkunjung ke sekolah di Malaysia. “Banyak pengalaman yang kami dapat dan bisa memotivasi kami untuk lebih giat lagi sehingga bisa mengejar cita-cita kedepan,” katanya.

Selanjutnya rombongan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia. Banyak pengetahuan yang didapat siswa dan guru mengenai pendidikan di Malaysia.

Para rombongan disambut perwakilan KBRI Devisi Pendidikan dan Budaya, Erwinsyah SH LLM dijelaskannya, negara lain tidak pakai nilai namun perstasi sehingga yang masuk di universitas bersaing prestasi. “Kalau di Indonesia, siswanya hanya 2 yang ditakuti, ujian dan penerimaan raport. Tapi kalau di Malaysia tidak,” katanya.

Bahkan di Singapura lebih susah lagi, lebih ketat. Namun saat mereka keluar sudah ada keahlian. Di KBRI ini seminggu sekali ada program paket A B C untuk edukasi, keahlian komputer, bahasa inggris bagi WNI.

“Tidak itu saja jika berhasil dilanjutkan ke universitas. Sumber masalah TKI di sini bukan dokumen tapi pendidikannya, maka itu harus diberi edukasi,” jelasnya.

Ketua rombongan, A Haris Basid mengucapkan terima kasih kepada KBRI telah mengizinkan berkunjung ke KBRI. “Banyak pengetahuan yang didapat dari KBRI ini. Mengenai informasi sekolah dan universitas di sini. Banyak pengetahuan yang didapat oleh siswa dan guru,” ucapnya.

Untuk diketahui, rombongan yang ikut tour edukasi yakni dari Disdik Palembang 2 orang, Drs A Haris Basid MSi Kasi Ketenagaan SMP Bidang Guru dan Tenaga Pendidikan dan Nawawi SPd SIp Staff PGTK.

Guru favorit ada 5 yakni Nyimas Yurita SPd dari SMPN 8 Palembang, Hj Liana Meilawati SMPN 13 Palembang, Iin Sainah Sadali MPd SMPN 20 Palembang, Hj Tri Suyatmi SS SPd SMPN 21 Palembang dan Reni Zainal Abidin SPd SMPN 10 Palembang.

Sedangkan pelajar 5 siswa, Alisya Deka SMAN 6 Palembang, Aurellia Hayatunisa SMAN 1 Palembang, Risvi Yeoransyah SMAN 4 Palembang, Masayu Aulia Ramadhani SMAN 22 Palembang, Aurora Anastasia SMA Muhammadiyah 1 Palembang. (eno)

Komentar

Berita Lainnya