oleh

Dapil IV, Dengarkan Keluhan Petani Soal Pupuk Langka di OKUT

OKUT – Masa reses tahap III tahun 2020, dimanfaatkan anggota DPRD Prov Sumsel Dapil IV menyerapkan aspirasi rakyat. Reses yang digelar mulai 7 hingga 12 Desember itu menyambangi Kecamatan Madang Suku II, Kecamatan Belitang, Kecamatan Belitang Jaya, dan Kecamatan Buay Madang Timur.

Di Kecamatan Madang Suku II dialog digelar di Desa Jati Mulyo II, di Kecamatan Belitang pertemuan dilakukan di Desa Sumber Sukojaya, di Kecamatan Belitang Jaya pertemuan dipusatkan di Desa Sumber Agung, dan di Kecamatan Buay Madang Timur pertemuan dilakukan di Desa Pengandonan.

Kordinator Dapil IV, HA Syarnubi, SP, MM selaku koordinator dengan anggota Dra Hj Nilawati; Lindawati Syaropi, SH, MM; Efrans Effendi, SH; Azmi Shofix, SP, S.Ip; dan Syahruddin, ST, MM.

Syarnubi ketka dihubungi mengatakan rata-rata aspirasi yang disampaikan warga masih soal pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan jalan dan talud.

Ada juga warga mengeluhkan jalan di Kecamatan Suku Madang II yang belum setahun dibangun namun sudah rusak. Jalan yang dikeluhkan ini jalan kabupaten yang dibangun Dinas PU OKU Timur.

Soal sulitnya, petani di Kabupaten OKU Timur mendapatkan pupuk. ‘’Kalaupun pupuk ada, dipastikan harganya sangat tinggi. Ini sangat memprihatinkan. Dan akan kita kordinasikan.

Dengan Dinas Pertanian dan PT Pusri. Apa yang menyebabkan kelangkaan pupuk setiap musim tanam.

Hal hal lain seperti, sektor keamanan pasca pilkada agar ditingkatkan, lalu soal peningkatan honor guru, dan aspirasi terkait pandemi, warga minta agar penerima dana bantuan UMKM ditambah karena bantuan ini sangat membantu. Ada juga usulan agar pembuatan KTP bisa dilakukan di kecamatan, karena jauh kalau harus ke kabupaten.

Menanggapi aspirasi-aspirasi tersebut, Syarnubi mengatakan, Dapil IV akan menyampaikan ke pihak terkait. Seperti soal honor guru, Pemprov Sumsel sudah menganggarkan honor untuk guru yang menjadi kewenangan provinsi. “Nah ini yang menjadi kewenangan kabupaten ini, tentu akan kami sampaikan ke kabupaten,” ujarnya. (*/adv)

Komentar

Berita Lainnya