oleh

Dapur Umum Indonesia untuk Warga Gaza yang Kekurangan Gizi

-Dunia-34 views

SUMEKS.CO-Gaza merupakan salah satu kota yang menjadi pusat pengungsi rakyat Palestina dengan tingkat gizi terburuk. Atas dasar itu, beberapa pihak pun merasa khawatir akan kurangnya gizi rakyat, termasuk Indonesia yang telah mendirikan Dapur Umum Indonesia.

Sebagaimana diketahui, kota Gaza merupakan jalur perang antara Palestina dan Israel. Kemiskinan dan kelangkaan bahan makanan menjadi alasan kebutuhan gizi tidak dapat terpenuhi dengan baik.

Salah satu pengungsi, Yara Musa Abu Husain menyebutkan sejumlah anak yatim mengalami gizi buruk. Ia pun merasa bahwa Dapur Umum Indonesia sangat banyak membantu masyarakat Gaza untuk memenuhi gizi.

Dapur Umum Indonesia pun secara konsisten membagikan makanan siap saji bergizi tinggi bagi penduduk Gaza. Pendistribusian pangan yang telah berlangsung ini menyasar anak yatim, ibu tunggal, serta difabel.

Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Response (GHR)-Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberitahukan bahwa makanan siap santap hanya diperuntukan bagi 2.500 penerima manfaat.

“Mereka adalah masyarakat prasejahtera, keluarga yang anggota keluarganya dipenjara oleh militer Israel. Makanan siap santap juga dibagikan kepada anggota keluarga yang kehilangan anggotanya ketika aksi Great Return March, jemaah masjid, dan anak-anak yatim,” jelas dia.

Bentuk bantuan melalui makanan ini merupakan bentuk solidaritas antara Palestina dan Indonesia. Dengan bantuan dari KitaBisa juga merupakan bentuk respon akan buruknya ketahanan pangan masyarakat Gaza.

Ia melanjutkan, ambruknya ekonomi akibat perang tersebut telah membuat sebagian besar penduduk Gaza tidak memiliki kerja.

“Keluarga-keluarga tidak mampu memenuhi gizi anak-anak mereka. Kita berikhtiar untuk mendukung keseimbangan gizi anak-anak Gaza dan menjaga mereka dari hambatan pertumbuhan,” ujar Faradiba.(jawapos)

Komentar

Berita Lainnya