oleh

Dari 38 ODP, 8 ODP Diantaranya Dinyatakan Sehat

Lahat Anggarkan Rp23,5 miliar
LAHAT – Update data Satgas Pencegahan dan Penangulangan Penyebaran Covid19 Kabupaten Lahat. Hingga Senin sore (6/4) terdata ada sekitar 1900 pelaku perjalan dari luar di Kabupaten Lahat yang diminta untuk karantina mandiri.
Sementara untuk ODP ada 38 orang. Namun 8 orang diantaranya telah dinyatakan sehat dan proses pemantau selesai. “Jadi saat ini ada 30 ODP,” ujar Bupati Lahat Cik Ujang SH melalui
Kadinkes Lahat Ponco Wibowo SKM M.Kes, Senin (6/4) saat prescon bersama awak media. Dihadiri oleh Wabup Lahat H Haryanto SE MM MBA, Ketua DPRD Lahat Fitrizal Chomizi, Kejari Lahat Jaka Suparna, Polres Lahat, Kepala SKPD dan awak media. Terkait permasalahan covid19 di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat.
Ditambahkan Direktur RSUD Lahat dr Erlinda mengungkapkan bahwa untuk rumah sakit RSUD Lahat telah menyiapkan 320 alat pelindung diri (APD), jas hujan untuk pelapis sebanyak 300 set, dan masker.
Sementara Bupati Lahat Cik Ujang SH menegaskan bahwa upaya pencegahan masuknya perantau dan pendatang dilakukan di tiga posko yakni posko Muara Lawai, posko Terminal Batai dan poso depan Koramil Kota Lahat.
Lalu untuk anggaran yang disediakan sebesar Rp23, miliar. Dengan rincian dana yang diperoleh dari Rp3 miliar dana bencana, Rp20 miliar dari Pemkab Lahat dan Rp500 juta dari pemotongan perjalanan dinas Bupati- Wabup Lahat.
Sementara untuk ruang isolasi disiapkan 30 tempat tidur di terminal batai. “Saat ini dalam prosea pembangunan, sekitar semingu lagi sudah bisa digunakan. Harapab kita jangan sampai terpakai dan tidak ada yang terjangkit virus corona di Kabupaten Lahat,” tegasnya.(gti)

Komentar

Berita Lainnya