oleh

Dari Karhutlah hingga Harimau, Ini Catatan Akhir Tahun Walhi Sumsel

-Sumsel-167 views

PALEMBANG – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) sumsel merilis catatan akhir tahun 2019 dan tinjauan lingkungan hidup. Mulai dari kebakaran hutan dan lahan, banjir, hingga konflik antara manusia dan hewan yakni harimau yang terjadi di beberapa kabupaten di Sumsel.

Direktur Eksekutif, Hairul Sobri mengungkapkan ada kesalahan dari pemerintah dan masyarakat dalam mengartikan Green Growth atau Pertumbuhan Ekonomi Hijau. Yaitu mengabaikan hak lingkungan yang menyebabkan terjadinya konflik tenurial dan bencana ekologis.

Berdasarkan catatan Walhi Sumsel, pada 2019 ada 361.889 hektar luas lahan yang terbakar. Sedangkan 60 persen diantaranya terjadi di ekosistem gambut yang seharusnya sangat penting untuk menyimpan karbon pada pemanasan global.

“Secara berantai, pemanasan akan menimbulkan cairnya lapisan es yang menyebabkan meningkatnya permukaan air laut. Itu sebabnya, usai kebakaran, terjadi banjir di beberapa wilayah. Yang menjadi sorotan dan langganan untuk Sumsel, tentu kota Palembang,”jelasnya.

Untuk wilayah lain, terjadi pula banjir seperti di Kabupaten Lahat, Muara Enim, Pagaralam dan Empat Lawang. Sobri menyebut untuk kawasan Kabupaten Lahat, mengalami kerusakan terparah akibat banjir bandang.

Bukan tanpa sebab, karena setidaknya ada 115.904 hektar wilayah konsesi Pertambangan, Perkebunan, dan Kebun Kayu yang menjadi alasan. “Menjadi kompleks dan bervariasi karena di daerah lain justru mengalam ikesulitan air seperti di Pali dan Palembang saat kemarau lalu,”tambahnya.

Terakhir, pada akhir 2019 hingga awal Januari 2020 teror harimau yang turun ke pemukiman dan dianggap menghantui warga. Mulai dari Pagaralam, Lahat, Muara enim, bahkan sampai ke kawasan Ogan ilir. Ini, sambung Sobri, menjadi dampak lain dari kerusakan ekosistem yang ada.

“Sistem kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat adalah sistem budidaya terhadap Sumber Daya alam yang lebih baik daripada sistem korporasi yang mementingkan keuntungan dan eksploitasi alam besar-besaran,”tukasnya. (aja)

Berikut Catatan Akhir Tahun Walhi Sumsel :

Catatan Akhir Tahun Walhi Sumsel

Komentar

Berita Lainnya