oleh

Daring, Ortu Ikut Belajar

PALEMBANG – Dunia sedang mengalami wabah COVID-19. Semua aktivitas dibatasi dan dilaksanakan secara daring. Termasuk juga proses belajar mengajar di semua jenjang pendidikan.

Dr Gunawan Ismail, SPd MPd, salah satu pengamat pendidikan di Palembang mengemukakan bahwa saat ini, pelaksanaan belajar belum dilaksanakan secara tatap muka.

“Sehingga dunia maya menjadi alternatifnya,” kata Gunawan Ismail saat dibincangi SUMEKS.CO.

Banyak cara yang digunakan untuk proses belajar di masa pandemi ini. Tergantung dengan situasi dan kondisi wilayah secara georafis, dikarenakan berkaitan dengan jaringan internet. Di perkotaan tidak banyak masalah yang dihadapi. Sebab perlengkapan dan jaringan internet relatir baik.

“Misal bisa belajar dengan zoom, e-learning, Google dan lainnya,” ucapnya

Tetapi di kawasan pedesaan yang jaringan internet terbatas. Bagaimana guru dapat mensiasati, sehingga tujuan proses belajar tetap dapat terlaksana?

Pada kawasan pedesaan, kreatif guru dapat digunakan. Dengan cara memberikan tugas melalui SMS atau WA.

Dan murid mengerjakan di rumah, jika sudah selesai. Orang tua murid dapat membantu mengumpulkan tugas ke sekolah.

Dampak pandemi COVID-19 pada dunia pendidikan, sangat mengganggu proses belajar mengajar, sehingga tidak maksimal. Akibatnya, banyak murid yang tidak memahami atau mengerti terhadap materi pelajar.

Yang kedua dampaknya: banyak pihak yang terlibat dalam proses belajar termasuk orang tua ikut belajar juga.

Apakah bakal banyak anak putus sekolah? Untuk anak putus sekolah kemungkinan tidak. Sebab pemerintah telah memberikan bantuan kepada masyarakat, dalam bentuk gratis kuota internet dan lain-lainnya.

” Akan tetapi materi pelajaran tidak semua dikuasai atau dimengerti,” tutupnya. (ktr1)

Komentar

Berita Lainnya