oleh

Debat Publik Dibatasi Maskimal 50 Orang

INDRALAYA –  Perlu diingat dan harus diterapkan sesuai dengan protokoler kesehatan (Prokes), disaat pelaksanaan debat terbuka  atau debat public,  peserta yang hadir hanya dibatasi 50 orang dengan jarak 1 meter.

Demikian disampaikan Komisioner KPU Ogan Ilir (OI) Devisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan SDM Masjidah SH MH pada  acara sosialiasi perundang udangan, pemilihan bupati dan wakil bupati, mengenai PKPU No 6 Tahun 2020 dan PKPU No 10 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan atau walikota dan  wakil walikota  serentak  lanjutan dalam kondisi bencana nonalam Covid-19 yang berlangsung di Aula RM Sederhana Indralaya, Selasa(15/9).

Acara dibuka oleh Ketua KPU OI Dra Massuryati dan dihadiri oleh seluruh Komisioner KPU OI, para Parpol, Tim Penghubung, Forkopimda, dan undangan lainnya .

Masjidah mengatakan,  ada 7 materi debat yang perlu diketahui  dari  visi dan misi pasangan calon , yakni  meningkatkan kesejahteraan  masyarakat, memajukan daerah,  meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan  pembangunan daerah, memperkokoh Negara Kesahatuan  RI dan Kebangsaan dan yang terakhir  kebijakan penanganan, pencegahan  dan pengendalian covid-19.

Sementara Komisioner KPU OI Devisi Hukum dan Pengawasan Rusdi SSos.I mengatakan,  pihak berharap dengan adanya pemahaman bersama  mengenai regulasi yang disosialisasikan ini, tentu akan memperkecil masalah sengketa pilkada,”Kita berharap Ogan Ilir tidak ada sengketa pilkada bila pemahaman bersama bisa sama sama diterapkan,”katanya

Apalagi di era Pandemi Covid-19 yang paling diutamankan kesehatan dan keselamatan,”Makanya dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan KPU selalu menerapkan prokes, tamu hadir harus pakai masker, tuan  rumah harus menyiapkan masker, sebab ketika tidak melaksanakan prinsip tersebut, nanti akan menjadi temuan dan KPU disalahkan,”katanya.  (Sid)

Komentar

Berita Lainnya