oleh

Delapan Karya Budaya Asli Sumsel Resmi Ditetapkan Jadi WBTB Indonesia 2019

SUMEKS.CO – Sedikitnya delapan karya budaya asli Provinsi Sumsel telah resmi dinobatkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia, hingga kini tercatat sudah 32 karya budaya dari Provinsi Sumsel yang telah berhasil ditetapkan sebagai WBTB Nasional.

Hal tersebut dibuktikan dengan diserahkannya Sertifikat Apresiasi Penetapan WBTB Indonesia Tahun 2019 yang diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo dan disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy pada acara Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) di Istora Senayan 8 Oktober lalu.

Delapan karya budaya dari Provinsi Sumsel yang telah ditetapkan WBTB Indonesia, antara lain, Midang dari Kabupaten Ogan Komering Ilir, Tempoyak dari Kota Palembang, kemudian Tanjak dari Provinsi Sumsel, Tari Sambut dari Kabupaten Muara Enim.

Dilanjutkan dengan Tam Tam Duku dari Musi Rawas, Benteng Bentengan dari Kabupaten Musi Rawas, Cak Ingkling dan Kelentangan dari Kabupaten Banyuasin.

Dalam kesempatan tersebut pula Provinsi Sumsel kembali membuat hadirin berdecak kagum termasuk Duta dari Negara sahabat, dimana pada saat pembukaan acara disuguhkan dengan Tari Gending Sriwijaya yang dipersembahkan oleh Tim Kesenian dari Kabupaten Muara Enim.

Tari Gending Sriwijaya merupakan tarian kolosal peninggalan kerajaan Sriwijaya. Tarian yang dahulu hanya dipentaskan oleh kalangan internal kerajaan ini dimaksudkan sebagai tari penyambutan bagi tamu kerajaan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal, mengaku bangga atas ditetapkannya sebagai WBTB Ia juga mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak yang terlibat dan masyarakat Provinsi Sumsel dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya provinsi Sumsel.

“Alhamdulillah, Karya Budaya dari Provinsi Sumsel telah ditetapkan sebagai WBTB Indonesia. Dengan dibuktikan telah diserahkannya sertifikat penetapan yang Saya terima langsung mewakili Gubernur Sumsel, semoga kedepan potensi- potensi Budaya Sumsel lainnya dapat digali lagi, dilestarikan dan ditetapkan sebagai WBTB Indonesia, terimakasih atas support dari semua pihak dan masyarakat Provinsi Sumsel,” ungkapnya.

Dikatakan Aufa, Provinsi Sumsel telah mengajukan delapan kesenian budaya asal Provinsi Sumsel yang seluruhnya lulus seleksi dan verifikasi sehingga resmi ditetapkan sebagai WBTB Indonesia.

“Provinsi Sumsel telah mengusulkan delapan karya budaya dan Alhamdulillah dengan perjuangan dan persiapan yang sangat matang, kami (Disbudpar Provinsi Sumsel) dan Tim Budaya Sumsel berhasil mempresentasikan serta meyakinkan Tim Verifikasi berikut dengan para kurator dari Kemendikbud RI,” terang dia.

Bahkan di tahun 2020 mendatang Aufa menuturkan, Disbudpar Provinsi Sumsel telah mengusulkan Telok Abang untuk menjadi WBTB, mengingat telok abang merupakan makanan khas Kota Palembang yang banyak dijumpai ketika memasuki bulan Agustus atau Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.(ety)

Komentar

Berita Lainnya