oleh

Demo Mahasiswa Nyaris Bentrok, Tuntut Pengukuran Ulang Lahan PTPN VII

PALEMBANG – Ratusan massa gabungan mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) dan warga Desa Betung Kecamatan Lubuk Keliat, Kamis (25/4), menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor Gubernur Sumsel. Mereka menuntut Gubernur Sumsel, H Herman Deru segera menunaikan janjinya yang akan menyelesaikan konflik lahan antara warga Desa Betung dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII Cinta Manis. Dimana, sebagian besar warga mengklaim jika lahannya sudah dirampas oleh perusahaan selama 37 tahun tanpa adanya ganti rugi.

“Segera lakukan pengukuran ulang. Itu janjinya kemaren. Kami ingin realisasi secepatnya,” ujar orator aksi.

Aksi unjuk rasa tersebut merupakan aksi yang kedua digelar massa warga. Sebelumnya, massa warha sudah melakukan aksi unjuk rasa 21 Maret lalu. Aksi pertama langsung disambut oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru yang berjanji akan segera menyelesaikan konflik warga tersebut dengan membentuk tim khusus yang diketuai oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Najib Asmani. Namun pada aksi kali ini, ada keterlibatan mahasiswa.

Pantauan di lapangan, aksi mahasiswa tersebut mendapat kawalan ketat dari puluhan aparat kepolisian dan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP). Massa aksi sempat terlibat dorong-dorongan dengan petugas kepolisian lantaran memaksa menerobos barikade polisi.

Bahkan, massa nyaris terlibat baku hantam petugas dan suasana menjadi ricuh. Beruntung, aksi tersebut berhasil diredam sehingga massa aksi kembali melanjutkan orasinya. Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung. (Kos)

Komentar

Berita Lainnya