oleh

Demo Mahasiswa Palembang Masih Dalam Koridor

PALEMBANG – Harian Sumatera Ekspres kembali menggelar diskusi bulanan di Graha Pena (kantor Sumeks Grup), Selasa (15/10). Kali ini rektor perguruan tinggi negeri dan swasta di Palembang diundang dalam diskusi dengan tema RUU KUHP dan revisi UU KPK.

Beberapa rektor, dekan, dan perwakilan perguruan tinggi hadir. Seperti Dekan FH Unsri Dr Febrian SH MS, Karlin Agustina (UIBA), Dr Else Suhaimi (Unitas), M Zulkarnain (Unsri), Syaiful Bahri (UTP), perwakilan dari UBD, STIKES Aisyiyiah, dan STIE Akibank.

Dekan FH Unsri Dr Febrian SH MS mengatakan bahwa revisi terhadap UU KPK dan RUU KUHP merupakan kewenangan DPR selaku lembaga yang membuat produk undang-undang. Kewenangan Presiden dalam hal itu hanya mengundangkan atau memberi nomor pada RUU yang diajukan DPR.

“Sampai batas waktu 17 Oktober apabila presiden tidak mengundangkan, maka RUU yang diajukan DPR akan berlaku dengan sendirinya,” kata Febrian.

Penolakan yang dilakukan masyarakat, perguruan tinggi, mahasiswa, dan kelompok masyarakat lainnya terhadap RUU KUHP dan revisi UU KPK, sangat wajar. Karena yang namanya meminta revisi adalah mengkritisi pasal demi pasan dan ayat per ayat dalam RUU.

“Tetapi harus diingat, yang berhak untuk melakukan revisi adalah wakil rakyat itu sendiri,” ujarnya.

Keinginan masyarakat yang meminta presiden mengeluarkan Perppu untuk mengatasi revisi KPK yang dinilai melemahkan kinerja lembaga antirasuah itu, bisa dilakukan. Hanya saja karena Perppu itu merupakan kewenangan presiden dalam mengeluarkannya, dikhawatirkan isinya bersifat otoriter.

“Bayangkan, seorang presiden membuat aturan yang mengatur kepentingan banyak orang,” tukasnya.

Di sisi lain, dia menilai, aksi yang dilakukan mahasiswa Palembang berdemo di Jakarta, masih dalam batas wajar dan konstitusional. Mahasiswa Palembang datang ke Jakarta tujuannya mengkritisi RUU KUHP dan revisi UU KPK tidak melenceng.

“Kalau ado motivasi lain, baru perjuangan mahasiswa itu di luar koridor,” pungkasnya.

Hadir dalam diskusi terbatas tersebut GM Harian Sumatera Ekspres Hj Nurseri Marwah, Pemdred Martha Hendratmo, Wapemred H Andri Irawan dan Rian Saputra, serta perwakilan mahasiswa lainnya. (dom)

Komentar

Berita Lainnya