oleh

Deru: Banyak Kades Terima Gaji di Bawah UMR

-Headline-2.005 views

PALEMBANG – Pemerintah pusat dalam 5 tahun terakhir memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan di desa melalui penyaluran dana desa sebesar Rp 1 miliar per desa.

Sayangnya, anggaran sebesar tersebut belum menyentuh kesejahteraan perangkat desa. Terutama gaji Kepala Desa. Pasalnya, masih banyak sejumlah Kepala Desa yang menerima gaji dibawah UMR.

Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel H Herman Deru saat memberikan kata sambutannya di acara Seminar dan Workshop Nasional Tata Kelola Pemerintah Desa dengan tema

“Membangun Kemandirian Desa melalui Bumdes” yang digelar Sumatera Ekspres di Hotel Horison Palembang, Rabu (27/2).

Bupati OKU Timur dua periode ini mengungkapkan sejumlah kades di beberapa Kabupaten masih ada yang menerima upah paling besar Rp1,5 juta. Padahal, Upah Minimum Provinsi (UMP) saja sudah hampir sebesar Rp 3 juta.

“Bukan hanya gaji yang kecil. Terkadang, gaji kades juga ada yang telat dibayar. Kadang terhutang hingga satu tahun,” ujarnya.

Kondisi tersebut menurut Deru cukup miris. Mengingat tugas serta beban dan tanggung jawab yang dipikul Kades sangat tinggi.

“Kades ini harus mempertanggung jawabkan pengelolaan dana desa. Profesinya sangat rentan terjerat hukum. Belum lagi didatangi oleh oknum anggota LSM dan lainnya,” katanya.

Ia juga mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota untuk memberikan upah kades sesuai dengan amanah UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Pemerintah Desa.

Dimana salah satu pasalnya menyebutkan jika gaji kades harus sesuai dengan UMR. “Diharapkan ke depan tidak ada lagi Kades yang menerima gaji yang dibawah UMR,” ucapnya.

Sebelumnya, Pemprov Sumsel tahun ini bakal memberikan bantuan dana stimulan kepada pemerintah desa sebesar Rp 25 juta.

Dana tersebut diperuntukkan untuk 4 organisasi perangkat desa seperti Posyandu, Gerakan Pemuda, Operasional PKK dan Operasional Kepala Desa. Diharapkan dana tersebut bisa dimanfaatkan dan dikelola dengan baik. (kos)

Komentar

Berita Lainnya