oleh

Deru Kontak Menteri PU, Minta Perbaiki Jembatan Paiker

PALEMBANG – Putusnya jembatan akses warga di sejumlah desa di Kecamatan Pasmah Air Keruh (Paiker) Kabupaten Empat Lawang akibar banjir langsung direspon cepat Gubernur Sumsel, Herman Deru.

Dia memastikan, pihaknya sudah menghubungi Kementerian PU, agar segera memperbaiki jembatan yang memang sudah lama dan kurang layak untuk digunakan masyarakat.

“Karena memang sudah tidak layak, nah persoalanya adalah APBD kabupaten tidak mencukupi, ” ujar Deru.

Menurutnya, APBD Provinsi bisa saja dianggarkan tapi bentang sungai ini ada aturannya bahwa bentang sungai tertentu.

“Kalau tidak salah 60 meter ke atas harus izin Kementerian,” ungkapnya. 

“Jadi Bupati Empat Lawang dan saya juga sudah ngomong langsung kepada Pak menteri untuk segera diperbaharui,” ungkapnya.

Ditambahkan Deru,  jembatan yang menjadi akses penting warga ini sudah berusia sekitar 28 tahun.

“Dibangun pada saat HM Kafrawi Rahim menjabat Bupati Lahat (saat itu Kabupaten Empat Lawang masih bagian Kabupaten Lahat),” jelasnya. 

Pihaknya juga tidak menyangka akan ada banjir bandang yang begitu keras.

“Yang paling penting adalah bagaimana proses ini tetap berjalan, artinya pembangunan itu,” cetus Deru lagi. 

Menurutnya, menteri  sudah setuju kita akan ‘kroyok’ bersama-sama melalui APBN, APBD Provinsi dan APBD kabupaten.

“Apalagi di daerah itu salah satu kawasan persawahan yang harus menjadi perhatian khusus,” tuturnya.

Orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini mengatakan, secepatnya akan membuat jembatan darurat.

Sebab kalau tidak, jembatan tersebut akan berdampak pada terisolasinya masyarakat di Empat Lawang.

Bencana memang tidak bisa diprediksi kapan dia datang dan sebesar apa dia akan datang.

“Kita harus periksa konstruksinya karena usia konstruksi per 25 tahun setahu saya harus diteliti lagi,” jelasnya.

Sebenarnya Pemkab Empat Lawang sudah menganggarkan cuma terkendala izin yang belum turun. Kemarin sudah saya konfirmasi ke Pak menteri bahwa segera akan diterbitkan apapun itu kita atasi dulu ini,” pungkasnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya