oleh

Deru: Minta Kadin Dorong Percepatan Pelabuhan Tanjung Carat

SUMEKS.CO – Gubernur  Sumsel H Herman Deru meminta Kadin Indonesia membantu mendorong percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat. Pasalnya, pelabuhan ini bakal menjadi gerbang untuk ekspor hasil pangan. “Saya minta kepada Wakil Ketua Kadin Indonesia dan Kadin Sumsel, untuk juga dapat melakukan penyegerahan pembangunan pelabuhan Tanjung Catat. Mengingat Sumsel ini surplus pangan, 2 juta ton lebih,” imbuh H Herman Deru di acara Pelantikan Ketua sekaligus pengukuhan pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumsel periode 2020-2025 di Hotel Santika Premiere, Palembang, Kamis (24/3).

Pelantikan Kadin Sumsel periode 2020-2025 dilakukan langsung Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie. Lanjut Deru, partisipasi Kadin Sumsel begitu diperluka untuk mensukseskan program-program strategis pembangunan di semua kabupaten/kota selama pemerintahannya. Menyangkut dalam hal meningkatkan sosial-ekonomi masyarakat dari sektor pertanian, perindustrian, kesehatan dan pendidikan.

“Banyak yang bisa dilakukan bersama. UMKM, sekaligus tantangan kita kedepan, bagaimana mengupayakan agar kita menjadi gerbang ekspor komoditi pertanian atau tanaman holtikultura,” kata Deru kepada awak media. Peluang untuk melakukan ekspor pangan terbuka lebar, sambung Deru, lantaran Sumsel segera memiliki pelabuhan samudera dalam Tanjung Carat, di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api, Banyuasin. Yang akan mengirimkan jutaan hasil pertanian petanibsumsel.

Sementara itu, Ketua Kadin Sumsel, DR H Dody Reza Alex Noerdin mengatakan, Pada prinsipnya Kadin merupakan jembatan usaha yang harus bersinergi dengan pemerintahan provinsi maupun kabupaten/ kota. Selaras dengan pembangunan perekonomian nasional khususnya Sumsel. Kadin sumsel merekomendasikan usaha untuk memulihkan ekonomi nasional. Dimulai dari kesehatan, dalam mensukseskan vaksinasi anti COVID-19.

“Kalau masalah kesehatan sudah beres, ekonominya dipulihkan. kita dorong adanya konektifitas wilayah pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan serta hilirisasi komoditas pertanian,” jelas Dodi. Ia menjelaskan, pasar komoditas utama di Sumsel selain enegi adalah perkebunan dan pertanian. Oleh karena itu, hilirisasi nya menjadi prioritas utama dalam prospek kerja Kadin.

“Karena ekonomi Sumsel bertopang dalam komoditas. Seperti batubara jadi energi, kelapa sawit menjadi energi. Kita berkomitmen, kedepan dapat sektor tersebut lebih tumbuh lagi,” pungkasnya. (Bim)

Komentar

Berita Lainnya