oleh

Desak Dinkes Segera Rampungkan RS Sementara

MUARA ENIM – Dalam upaya penanggulangan dan penanganan wabah virus covid-19, Pemerintah Kabupaten Muara Enim menyiapkan rumah sakit sementara yang akan dijadikan fasilitas kamar khusus bagi orang dalam pemantauan (ODP).

Hingga kini rumah sakit sementara yang berada di asrama haji kompleks Islamic Center, kota Muara Enim masih terus dirampungkan. Plt Bupati Muara Enim H Juarsah mendesak pihak Dinas Kesehatan untuk bergerak cepat merampungkan fasilitas rumah sakit sederhana tersebut.

“Untuk itu kepada dinas terkait segera merampungkan rumah sakit sementara bagi pasien terdampak virus corona,” kata Juarsah saat meninjau kesiapan rumah sakit sementara covid-19, di Asrama Islamic Center, Kamis pekan lalu.

Dalam kesempatan itu, Juarsah mengingkatkan pentingnya menangani pasien Corona secara cepat apabila ada yang terdampak. “Jika pasien terdampak dan positif terkena virus corona harus segera cepat ditangani,”tegasnya.

Sekretaris Daerah Hasanudin mengatakan asrama haji islamic Center dijadikan fasilitas darurat untuk menampung ODP terindikasi covid-19 diwilayah Kabupaten Muara Enim. “Asrama haji kita jadikan fasilitas ODP, disini ada total sebanyak 31 kamar dimana 30 ruangan diperuntukan 60 pasien ODP dan 1 kamar khusus tim medis pemantau,”kata Sekda diwawancarai disela kegiatan pengecekan.

Sekda menjelaskan, setiap kamar ODP terdapat dua ranjang tidur, dengan kasur, bantal dan selimut. Meski berada diasrama haji, Sekda memastikan keamanan lokasi tersebut. “Untuk menjaga keamanan wilayah, kita tempatkan personel Sat-pol PP serta dibantu tim Polri dan TNI,”ujarnya.

Sekda memastikan, gedung asrama haji akan dijaga ketat selama ada pasien ODP. Dia menekankan petugas tim keamanan menjaga lingkungna gedung selama 24 jam. “Tentunya kita tak ingin ada kasus ODP yang melarikan diri, ataupun ada masyakarat luar yang bebas keluar masuk lingkungan gedung,”ujarnya.

Sementara untuk pasien dalam pemantauan (PDP), Pemkab Muara Enim Kata Sekda juga menyiapkan 9 ruangan khusus yang berada di RSUD HM Rabain. “Dalam pemantauan isolasi PDP, ada tim medis termasuk dokter dan perawat, sementara bila terindikasi ada PDP yang positif maka akan langsung dirujuk ke Palembang,” jelasnya.(ozi)

Komentar

Berita Lainnya