oleh

Detik-detik, Kabut Puncak Gunung Hilang Saat Merah Putih Berkibar Dihadapan Jenderal

PAGARALAM – Pagaralam pagi, 17 Agustus 2020 tepat di hari Kemerdekaan Indonesia ke-75 tahun. Tim ekpedisi merah putih Polda Sumsel. Siap kibarkan bendera di puncak kawah Gunung Dempo.

Terlihat, Brigjen Pol Rudi Setiawan S. IK, SH. Wakapolda Sumsel, bersama Dirbinmas Polda Sumsel Kombes Pol Heru Trisasono S.IK, M,Si dan Wadansat Brimob Polda Sumsel, AKBP Teguh Hardyo Wibisono S.IK.

Mengecek kesiapan pasukannya sejak subuh.

Para personil Polisi dari Polda Sumsel dan Bataliyon B Pelopor Brimob Polda Sumsel. Terlihat tengah memasak sarapan pagi.

Ada yang memasak mie instan, nasi dan juga membuat kopi serta teh. Untuk hidangan pagi itu.

Mereka menyantap makanan itu, termasuk sang Jenderal.

Kabut masih menyelimuti, udara dinginpun masih menusuk tulang tim ekpedisi.

Ribuan para pendaki pecinta alam yang lain. Sudah menanti sejak subuh tadi sambil foto selfie di puncak kawah yang masih di penuhi kabut putih.

Perut sudah terisi, apel kesiapan tim ekpedisi merah putihpun. Dimulai dengan mengecek perlengkapan untuk di bawah keatas pagi itu.

Topi tim ekpedisi diikat dengan pita merah putih. Sebagai lambang Hari kemerdekaan RI.

Suara Jendralpun terdengar keras memberikan semangat dan perintah untuk melaksanakan tugas mulia.

“Kito berdoa dulu,”
“Semoga sukses,” ucap jenderal.

Membentuk sebuah lingkaran, tim ekpedisi menyatukan tangan dan secara bersama berteriak “Merdeka”.

Langkah kaki jendralpun mulai keluar dari area tenda menuju arah puncak kawah. Sambil menyanyikan lagu kemerdekaan.

Sontak serentak di sambut para ribuan pendaki lainnya ikut bernyanyi. Yang turut ingin mengikuti upacara bendera di atas kawah Gunung itu.

Kumandang lagu kemerdekaan terdengar keras, di langit puncak Gunung itu.

Sekitar 10 menit, menaiki tanjakan menuju puncak kawah. Tim ekpedisi tiba.

Sebelumnya, kabut masih menyelimuti kawah. Sehingga tidak terlihat kawah gunungnya.

Namun, saat tim sampai kabut menghilang dan kawah terlihat jelas. Sang jenderal-pun bersama tim langsung siapkan upacara.

Acara sakral untuk pertama kalinya. Jendral dari kepolisian, pimpin upacara kemerdekaan di puncak gunung Dempo itu.

Ribuan pendaki ikut upacara di sepanjang lereng puncak kawah. Sambil memegang bendera, yang memang sudah di bawah para pendaki dari rumahnya.

Saat detik-detik pengibaran bendera tiga anggota Polisi dari tim ekpedisi. Menjadi pusat pandangan mata para peserta upacara.

Lalu, lagu Indonesia raya di kumandang kan ketika pengibar bendera mengatakan.

“Bendera siap,” teriak pengibar bendera.

Serentak ribuan pendaki bernyanyi lagu kebangsaan.

Kabut, masih menyelimuti kawah tak terlihat. Tapi ketika lagu masih berkumandang dan bendera sudah sampai di atas tiang.

“Indonesia raya, ”
“Merdeka-merdeka,”
Hiduplah Indonesia raya,” serentak semua pendaki bersama sang jenderal bernyanyi.

Benderapun berhasil di kibarkan.

Kawah terlihat terang berwarna biru.

Kata-kata “Merdeka” bergema diatas ketinggian 3159 MDPL.

Sang Jendral sukses bersama timnya laksanakan tugas mulia, kibarkan bendera di gunung tertinggi sumatera selatan itu.

Hormatnya sang jendral dan personil tim ekpedisi Ke bendera. Berkaca-kaca bening air mata terlihat dari mata mereka.

Dengan mengingat jasa para pahlawan Indonesia.

Para pendakipun banyak juga yang terharu meneteskan air mata.

“Ini tugas mulia,”
“Ingatlah Jasa para pahlawan,”
“Merdeka, merdeka,”ucap Sang Jendral.

Usai upacara, para pendaki dari pecinta alampun. Terlihat meminta untuk poto bersama para personil kepolisian dan sang jendral. Sebelum mereka melanjutkan perjalanan pulang. (bun)

Komentar

Berita Lainnya