oleh

Dewa Jemput Langsung Warga Sakit dan Antarkan Berobat Ke RSUD Bari

PALEMBANG – Terbaring lemah dengan kondisi ringkih dan tidak dapat melihat, Safei (81) warga Jalan Nurdin Panji Lorong soak permai rt 42/RW 08 Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang dijemput langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang untuk dibawah berobat ke RSUD Bari, tadi malam (20/2).

Dewa mengatakan, bahwa dirinya mendapat informasi melalui pesan di media sosialnya (whatapps) dari warga mengenai Safei (81) yang sakit, dengan kondisi terkapar (terbaring, red) dan belum mendapat bantuan jenis apapun dari pemerintah.

“Informasinya saya dapat tadi siang dari pesan singkat Wa, sepulang kondangan. Kita koordinasi dengan camat lurah, dan malam ini kita langsung tindak lanjut dengan membawa tim medis dan ambulance,” ungkapnya.

Kedatangan Dewa bersama rombongan, disambut warga sekitar yang juga peduli dengan kondisi Safei (81) yang selama ini memang dibantu warga sekitar, karena tidak punya keluarga.

“Tadi tim medis periksa sudah periksa, kemudian karena perlu tindakan lebih lanjut maka dibawa ke RSUD Bari untuk diberikan perawatan sampai kondisinya membaik,” terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga akan segera mengurus bantuan – bantuan apa saja yang dapat diterima Safei (81). “Yang bersangkutan belum punya KIS, tidak mendapatkan PKH, ataupun bantuan lainnya, maka ini akan kita urus,” katanya.

Dewa juga memberitahukan, jika ada warga yang memerlukan bantuan seperti ini dirinya secara terbuka akan menerima informasi yang diberikan, dan menindak lanjuti agar warga yang membutuhkan dapat menerima akses layanan kesehatan, ataupun bantuan pemerintah.

“Jika ada warga kita yang sakit dan butuh bantuan bisa diberitahukan langsung ke kita, bisa DM lewat Instagram (Ig) @ratudewa, agar kita dapat segera beri tindakan,” tambahnya.

Sementara itu, Sanimah (tetangga) mengatakan, Safei (warga sakit) memang sudah lama tinggal disana, dan tidak punya keluarga. Sehingga sejak sakit di urus dan dibantu warga sekitar yang secara bergantian memberikan makan, ataupun membersihkan rumahnya.

“Beliau memang sudah dari kecil sakit mata (buta, red) walaupun begitu waktu masih sehat ia bekerja dan mandiri. Tempat tinggalnya yang sekarang juga dari warga yang sokongan membuatkan rumah, begitupun saat ia sakit sekarang warga disinilah yang saling bergantian membantu,” pungkasnya. (cj10)

Komentar

Berita Lainnya