oleh

Dewan dan ASN Jalani Rapid Test Berkala

MUARA ENIM – Untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 dikalangan legislatif dan eksekutif. Para anggota dewan dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Muara Enim rutin jalani rapid test berkala saat menjalankan tugas kunjungan kerja maupun dinas luar daerah.

“Setiap kunker anggota dewan wajib rapid tesr. karena ditempat tujuan kunker hasil rapid test minta dilampirkan. Apalagi kalau naik pesawat wajib hasil rapid-nya di validasi dulu sebelum cek in,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Liono Basuki BSc, Selasa (17/11).

Menurutnya, rapid test sangat penting sehingga anggota dewan merasa nyaman dalam bekerja karena mengetahui kondisi rekan kerjanya. “Kalau sudah diperiksa kita akan tahu, jika ada yang positif kita akan tahu bagaimana bersikap. Jika seluruhnya negatif, kita akan lebih nyaman dalam bekerja,”ungkapnya.

Lanjutnya, upaya Dewan Muara Enim dalam pencegahan tetap selalu taat dengan Protokol Kesehatan (Prokes). mengingat DPRD Kabupaten Muara Enim juga menerima kunjungan kerja (Kunker) anggota DPRD dari daerah lain. “Rapid test tersebut sangat perlu dilaksanakan untuk menyakinkan benar-benar bahwa kondisi baik anggota dewan maupun staf itu sehat. Agar bisa diketahui lebih awal, deteksi dini,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH yang juga sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19, menjelaskan Protokol Covid-19 di Kabupaten Muara Enim tidak ada pengendoran tetap seperti biasa setiap kegiatan harus wajib cuci tangan, memakai masker dan jaga jarak. Kalau ada penambahan kasus terkonfirmasi signifikan, rumah sakit sehat di Islamic Center kita fungsikan kembali.

Untuk ASN melakukan kegiatan dinas luar daerah, kata dia, wajib menjalankan rapid test. “Setiap ASN keluar daerah wajib rapid test. Sebelum berangkat dinas luar daerah wajib rapid test, pulang dari dinas luar daerah juga wajib rapid test,” jelasnya.

Lanjutnya, Tim Satgas Covid-19 terus melakukan mantauan terhadap masyarakat yang tidak mentaati protokol kesehatan dan menggelar yustisi Covid-19. “Apa yang sudah dilakukan tim satgas tersebut agar masyarakat dapat terbiasa dan selalu disiplin dengan prokes di tengah pandemi saat ini untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Muara Enim, Panca Surya Diharta menambahkan, tenaga medis penanganan Covid-19 sudah menjalankan kode etik kerja professional baik itu dirumah sakit, puskesmas, puskesdes dan pustu.

“Kalau pasien itu sudah dinyatakan sembuh oleh tim medis diminta untuk lebih mengetatkan lagi protokol kesehatan agar tidak terulang kembali. Karena setelah kena Covid-19 kedepan bisa terpapar lagi Covid-19 karena tidak ada imun. Untuk itu pasien sudah dinyatakan sembuh untuk mengetatkan protokol kesehatan,” terangnya. (ozi)

Komentar

Berita Lainnya